KOLAKA UTARA

Jamaah Haji Kolut Diminta Jadi Contoh yang Baik

Wakil Bupati Kolaka Utara H. Abbas menerima bendera sebagai tanda menerima kembali jamaah haji Kolaka Utara. FOTO: Suleha/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Lasusua — 23 Juli lalu sebanyak 176 jamaah haji Kolaka Utara menunaikan Rukun Islam yang kelima. Sabtu (7/9)sebanyak 140 orang jamaah haji kembali menginjakkan kakiknya yang tergabung dalam kloter 25 dan 26, sementara 35 jamaah lainnya yang tergabung dalam kloter 28 tiba di pelabuhan Tobaku Minggu (8/9).

Kepala Kementerian Agama Kolaka Utara, Baharuddin menyatakan, jumlah jamaah haji Kolaka Utara sebelumnya yang berangkat menunaikan haji sebanyak 176 orang, namun 1 orang jamaah haji berpulang kerahmatullah dan total jemaah haji 175 orang.

“43 hari yang lalu, kita lepas sebanyak 176 orang, Sabtu (7/9) yang dijemput sebanyak 140 orang, 35 orang tiba Minggu (8/9), 1 orang berpulang ke Rahmatullah menjelang menuju Arafah dari Desa Lawolato, Kecamatan Ngapa,” katanya.

Lebih lanjut diapun menyatakan bahwa sepulang menunaikan ibadah haji dan kembali di desa masing-masing, apa yang didadapatkan di tanah suci bisa diaplikasikan dan dilaksanakan dan menjadi contoh untuk masyarakat lainnya.

”Saat kita menunaikan ibadah haji meski saat makan mendengar suara adzan tiba-tiba berhenti dan segera bergegas mendekati suara adzan untuk menunaikan kewajiban kita, apa yang didapatkan semoga bisa menjadi contoh untuk masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, wakil Bupati Kolaka Utara Abbas saat menyambut jemaah haji menyatakan bahwa jangan adalagi suara-suara miring, dan dikatakan tidak ada perhatian kepada para jamaah. “Saya berharap kepada bapak ibu sekalian kita selama pelayanan, mulai dari pendaftaran sampai pelunasan, manasik haji, pemberangkatan sampai pemulangan, jika ada yang kurang tentu kami selaku pelayan masyarakat selaku pemerintah memohon maaf, kami sudah berusaha semaksimal mungkin, kami sudah berikan petunjuk mulai dari pemberangkatan, apa-apa yang harus dipersiapkan,” ujarnya.

Diapun berharap jemaah haji yang tiba di Bumi Patampanua bisa menjadi panutan ditengah-tengah masyarakat. “Jamaah Haji yang tiba tentu setelah kembali ke rumah masing-masing dan berkumpul dengan keluarga bisa menjadi panutan dan menyampaikan ke keluarga untuk lebih rajin beribadah di Masjid,” tandasnya. (cr2/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top