BERITA UTAMA

Kasus Garap Hutan Produksi di Mubar Kini di Tangan Jaksa

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Muna, Purkon Rokhiyat

KOLAKAPOS, Raha — Masih ingat dua kontraktor tambang galian tipe C yang diduga menambang di dalam kawasan hutan produksi desa Masara kecamatan Napano Kosambi kabupaten Muna Barat pada Oktober 2018 silam? Perkara tersebut telah masuk di Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna sejak Rabu 4 September lalu. Semula, dari dua nama yang di periksa penyidik Polres Muna yakni inisial IR dan HZ, kini tinggal satu nama berkas perkaranya masuk ke tahap dua pelimpahan ke pihak Kejaksaan. Nama tersebut adalah Irsan Kasmin inisial IR.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Muna, Purkon Rokhiyat mengungkapkan pihaknya punya waktu selama 14 hari untuk menelaah berkas perkara tersebut. “Kalau di berkas yang kami terima atas nama Irsan Kasmin. Kejadiannya hari Jumat 5 Oktober 2018 di Desa Masara kecamatan Napano Kusambi Kabupaten Muna Barat,” ujarnya pada Kolaka Pos saat ditemui diruang kerjanya beberapa hari lalu

Dalam berkas perkara tersebut, tersangka Irsan Kasmin dinyatakan melanggar Undang-Undang Republik Indonesia nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. “Sangkahan pasal 89 ayat (1) huruf (a) junto pasal 17. Ancaman hukuman pidana paling singkat 3 tahun paling lama 15 tahun dan denda paling sedikit Rp1,5miliar paling banyak Rp10 miliar,” kata Purkon

Ia juga mengungkapkan, sejumlah barang bukti berupa kendaraan pengangkut material dan alat berat yang digunakan saat menambang di dalam kawasan hutan masuk dalam dokumentasi berkas perkara. “Barang bukti belum penyerahan tapi dari berkas penyitaan sudah kita bisa lihat, itu ada dua excavator sama ada tujuh
dump truck,” ucapnya

Purkon berjanji akan kembali menginformasikan ke media apabila terjadi pengembalian berkas perkara untuk dilengkapi oleh pihak Polres Muna. “Tunggu saja, kalaupun nanti ada P19, pasti kita beritahu,” pungkasnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top