BERITA UTAMA

Anggaran Pilkada Muna Rp37 Miliar

ilustrasi/net

KOLAKAPOS, Raha — Jika tidak ada aral melintang, tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 bakal dimulai 23 September mendatang. Proses pendaftaran bakal calon kepala daerah dimulai 16 hingga 18 Juni 2020, kemudian untuk penetapan calon 8 Juli 2020. Hal itu berdasarkan undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang tahapan Pilkada yang dimulai satu tahun sebelum pemungutan suara.

Berdasarkan hal tersebut, Kepala Bappeda Muna La Mahi mengungkapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna telah menyetujui anggaran yang akan digunakan pada Pilkada 2020 mendatang. Tak tanggung-tanggung daerah menggelontorkan dana sebesar Rp37miliar agar pelaksanaan hajatan demokrasi ini berjalan lancar, aman dan terkendali.

“Anggarannya Rp37 miliar lebih, sudah masuk dalam rancangan APBD. Sudah ada kesepahaman antara Pemda Muna dengan KPU. Rencananya minggu depan rancangannya kita ajukan ke DPR untuk meminta persetujuan,” ungkapnya pada Kolaka Pos saat di jumpai di ruang kerjanya, Selasa, (10/9).

La Mahi mengakui anggaran Pilkada Muna 2020 mendatang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan anggaran Pilkada Muna 2015 silam yakni hanya sebesar Rp21 miliar. “Usulan mereka (KPU Muna) Rp47 miliar. Setelah di rasionalisasi menjadi Rp37 miliar. Memang membengkak dari anggaran Pilkada lalu, karena honor penyelenggara naik dua kali lipat,” katanya.

Bahkan menurut La Mahi, direncanakan anggaran Pilkada Muna 2020 diusulkan bertahap yakni lewat APBD Perubahan dan APBD Induk. “Alokasi tahap pertama masuk dalam rancangan APBD Perubahan sebesar Rp 1,5 miliar dan sisanya masuk di APBD induk 2020,” pungkasnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top