BERITA UTAMA

Polres Kolaka Tetapkan Anggi Safitri DPO Penipuan Ratusan Juta Rupiah

DPO kasus penipuan, Anggi Safitri. FOTO: Humas Polres Kolaka for Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kolaka menetapkan Anggi Safitri (18) sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penipuan arisan serta dana pinjaman. Tak tanggung-tanggung, pelaku menipu korbannya hingga ratusan juta rupiah.

Paur Subbag Humas Polres Kolaka, Bripka Riswandi mengatakan pelaku melancarkan aksinya dengan modus meminjam sejumlah dana kepada korban, dengan iming-iming akan dikembalikan dalam jangka waktu paling cepat tiga hari dan paling lama 20 hari. Pelaku juga menjanjikan bahwa dana yang dipinjam tersebut akan dikembalikan dengan jumlah yang lebih besar dari pokok pinjaman. “Karena tergiur dengan tawaran pelaku, korban kemudian meminjamkan uang dengan cara tunai maupun ditransfer langsung ke rekening pelaku,” ungkapnya, Kamis (26/9).

Riswandi menambahkan, pelaku mulai melancarkan aksinya sejak beberapa bulan lalu, dan hingga saat ini sudah memperdaya enam korban dengan total kerugian mencapai Rp265 juta. “Hingga saat ini sudah enam orang yang melapor dan sudah diperiksa. Total kerugian sampai saat ini sekitar Rp 265 juta. Diduga masih banyak korban lainnya yang belum datang melaporkan dirinya di Polres Kolaka,” ujarnya.

Salah seorang korban, Jean menyebutkan ia ditipu oleh pelaku sekitar Rp 147 juta setelah mengikuti arisan sejak Juli 2019 lalu. “Pernah satu arisan tahun lalu tapi disitu belum kenal sama Anggi (pelaku, red), cuman adik saya yang lumayan kenal Anggi. Yang pertama gabung arisan Anggi itu adik saya. Saya gabung arisannya nanti akhir Juli setelah dia menawarkan terus,” ucapnya.

Korban lainnya yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, mengalami kerugian yang dialami mencapai puluhan juta rupiah. Korban mengaku pertama kali mengenal pelaku saat bertemu di butik busana muslim milik korban. Sejak pertemuan itu, pelaku mulai menawarkan diri untuk meminjam uang kepada korban dengan iming-iming akan dikembalikan beserta bunganya. “Memang dia sudah jadi pelangganku. Saya percaya untuk berikan pinjaman uang karena dia orang Kolaka juga berasal dari keluarga pemilik rumah makan yang cukup ternama,” katanya.

Menurutnya, dia bersama para korban lainnya sudah coba menemui pelaku, namun hingga kini tak diketahui keberadaannya. Bahkan, keluarga pelaku mengaku tak mengetahui keberadaan pelaku. “Kita sudah coba temui keluarga Anggi, tapi mereka juga tidak tahu. Nomor handphonenya pun sejak bulan lalu sudah tidak aktif,” keluhnya.

Dari informasi yang dihimpun, Anggi Safitri (18) merupakan warga Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka. Dia merupakan seorang ibu rumah tangga dan memiliki seorang anak. Pelaku yang kini menjadi DPO Polres Kolaka telah menipu puluhan korban sejak setahun terakhir. (kal/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top