BERITA UTAMA

Tim Verifikasi Uji Petik Kepala Daerah Peduli Teknologi Informasi dan Komunikasi Berkunjung ke Kolaka

Tim verifikasi uji petik penganugerahan Kihajar bagi kepala daerah peduli teknologi informasi dan komunikasi, dari Kementrian pendidikan dan kebudayaan republik Indonesia (Kemendikbud-RI) didampingi Bupati Kolaka H. Ahmad Safei bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Kolaka H Sal Amansyah, saat berkunjung ke Kolaka.FOTO:Ist/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka–Terobosan yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Kolaka dengan menciptakan suatu Aplikasi dalam melakukan pengawasan kinerja ASN lingkup Pemda Kolaka, menjadikan kabupaten Kolaka sebagai salah satu daerah yang terpilih mewakili provinsi Sultra ketingkat nasional. Tim verifikasi uji petik penganugerahan Kihajar bagi kepala daerah peduli teknologi informasi dan komunikasi, dari Kementrian pendidikan dan kebudayaan republik Indonesia (Kemendikbud-RI) mengunjungi kabupaten Kolaka. Kunjungan tersebut di terima langsung oleh Bupati Kolaka H. Ahmad Safei bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Kolaka H Sal Amansyah, Kamis (7/11).

Tim Verifikasi berjumlah tiga orang yang diketuai oleh bapak Sam Yon, beserta dua anggota Arif Rahman dan Fandi Supriadi.

Pertemuan dengan tim verifikasi dalam rangka melihat sejauh mana pengelolaan pendidikan, tata kelola, kebijakan serta implementasinya yang ada di kabupaten Kolaka.

“Tim uji petik Kihdjar ini telah menyeleksi dari 155 daerah yang ada di Indonesia yang kini masuk nominator tinggal 34 daerah yang mana Kabupaten Kolaka terpilih mewakili Sulawesi Tenggara dan pada tahap ini kabupaten Kolaka telah masuk di 21 besar tinggal selangkah lagi masuk 16 besar,” ujar Arif Rahman salah satu tim verifikasi.

Kedatangan tim verifikasi dari kementrian pendidikan dan kebudayaan kata Arif, akan meninjau langsung ke sekolah sekolah tentang penggunaan TIK ( teknilogi informasi dan komunikasi) yang berada di kabupaten kolaka serta pemanfaatannya.

“Jika kabupaten Kolaka masuk ke tahap 16 besar maka akan di berikan penganugerahan dari presiden republik Indonesia sebagai kepala daerah yang peduli teknologi infomasi dan komunikasi yang insya allah penganugehannya akan di laksanakan pada 14 November mendatang,” akunya.

Sementara itu, Kadis Dikbud Kolaka H Salamansyah mengaku bersyukur Pemda Kolaka bisa mewakili Sultra, penilaian ini merupakan anugrah yang diberikan oleh Kemendikbud Dikti sebagai apresiasi atas prestasi kepala daerah dalam pendayagunaan TIK untuk pendidikan dan kebudayaan baik dalam bentuk kebijakan, fasilitasi sumberdaya maupun program yang menjadi inovasi peningkatan kualitas pendidikan sehingga berdampak pada peningkatan kualitas sumberdaya manusia daerah.

“Salah satu titik penting penilaian yang mereka temukan adalah simPATIK dinda, karena aplikasi ini dianggap merupakan inovasi TIK dalam pengembangan manajemen tata kelola pendidikan di Kab Kolaka. Aplikasi ini bekerja berbeda dengan sejumlah aplikasi yang telah ada dalam pengembangan pendidikan di daerah yang lain. Tinggal dilakukan pengayaan konten aplikasi pada masa yang akan datang. Bahkan para tim uji petik telah meminta izin utk mendapatkan password dan akun khusus untuk dapat menilai aplikasi ini setelah pulang ke Jakarta,” ucapnya.

H Salamansyah menjelaskan, jika dalam prosesnya penilaian ada beberapa tahap yang pertama mengisi aplikasi terkait seluruh bentuk kegiatan, kepdualian dan komitmen daerah termasuk hal-hal yang telah dikerjakan dalam rangka peningkatan pemanfaatan TIK. Selanjuttnya hasil aplikasi diverifikasi desk oleh Pustekkom (Pusat Teknologi dan Komunikasi) Kemendikbud untuk penilaian long list.

“Hasilnya diundang ke Jakarta untuk melakukan wawancara dan pemaparan terkait seluruh dokumen yang telah dikirimkan dalam bentuk Profil. Hasil wawancara dan pemaparan dilanjutkan dengan uji petik lapangan atau kegiatan yang dilakukan pada hari ini baik di Dikbud, Kominfo dan sejumlah sekolah di wilayah kab Kolaka. Setelah uji petik nantinya akan diplenokan di Jakarta untuk menentukan kepala daerah yang memenuhi kualifikasi Anugrah Kihajar tahun 2019,” terangnya. (K9/c/hen).

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top