BERITA UTAMA

Sindir Kerusakan Jalan, Civitas USN Nyanyi Bareng Lagu ‘Popalia Masih Indonesia’ – Saat Upacara Peringatan Hari Pahlawan

Rektor USN, Azhari bersama civitas menggelar upacara penringatan Hari Pahlawan di Kampus Baru USN di Desa Popalia, Kecamatan Tanggetada, Kolaka, Senin (11/11). FOTO: Kaulia Ode/ Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka–Upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November yang digelar civitas Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka di kampus baru USN di Desa Popalia, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, pada Senin (11/11), berlangsung penuh khidmat. Pada kesempatan itu, Rektor USN Azhari menjadi inspektur upacara yang diikuti para wakil rektor, dekan, dosen, serta mahasiswa. Azhari membacakan sambutan Menteri Sosial RI, yang bertemakan ‘Aku Pahlawan Masa Kini’. Isi sambutan itu mengingatkan pentingnya generasi masa kini mengingat jasa para pahlawan.

Usai membacakan sambutan menteri, Azhari menyampaikan bila awal tahun 2020 nanti, seluruh aktivitas USN sudah akan pindah di kampus baru Tanggetada. Menurutnya, sesuai dengan tema Aku Pahlawan Masa Kini, perjuangan civitas akademika mendirikan kampus baru merupakan perjuangan besar untuk mendorong dan meningkatkan kualitas pendidikan di Bumi Mekongga. “Kampus USN di Tanggetada adalah perjuangan kita. Kita datang di sini dan tinggalkan kampus yang di Kolaka sudah bagian dari perjuangan,” terangnya.

Namun demikian Rektor menyayangkan, upaya untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut seolah tak didukung pemerintah daerah setempat. Pasalnya, kerusakan jalan menuju kampus sudah amat memprihatinkan, tapi tak kunjung diperbaiki hingga bertahun-tahun. Bahkan jalan rusak itu sudah kerap menelan korban kecelakan. “Tapi kondisi yang kita hadapi saat ini jangan memutuskan semangat kita untuk terus memajukan USN Kolaka ke depan. Karena kita adalah pahlawan dan mereka pecundang,” sindir Azhari.

Rektor juga merasa heran, sebab menurutnya pemerintah daerah justru lebih memprioritaskan pengaspalan di lokasi-lokasi tertentu yang tak dilalui masyarakat umum. “Saya juga heran, mengapa di lokasi-lokasi yang tidak berpenghuni yang diaspal mulus. Lihat saja justru jalan-jalan yang menuju ke kebun itu yang diaspal, ada apa di sana. Sementara di Popalia ini yang setiap hari dilewati ribuan mahasiswa dan masyarakat justru diabaikan,” ujarnya.

Sebelum upacara dibubarkan, para civitas USN sempat menyanyikan lagu ‘Popalia Masih Indonesia’ yang saat ini lagi viral di media sosial (Medsos). Lagu ini dinyanyikan sebagai sindirin sekaligus luapan emosional civitas USN karena jalan menuju kampus baru USN, utamanya di Desa Popalia tak kunjung diaspal. (kal)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top