BERITA UTAMA

Optimalkan Peran Media, Bawaslu Kolaka Gelar Sosialisasi Bersama Insan Pers

Bawaslu Kolaka saat menggelar sosialisasi Peliputan Dukumentasi dan Pengelola Media Informasi diaula media center Bawaslu Kolaka.FOTO:Neno/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka–Guna menjalin sinegritas bersama insan pers Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) kabupaten Kolaka menggelar sosialisasi optimalisasi peran media pada peningkatan kewenangan Bawaslu. Kegiatan tersebut diikuti sejumlah jurnalis dari beberapa perwakilan media baik cetak, televisi, dan media online termasuk staf Bawaslu Kolaka bertempat di Media Center Bawaslu Kolaka, Senin (18/11) malam.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kolaka, Juhardin mengatakan Bawaslu menyadari dan memahami keterlibatan media dalam memberikan pemberitaan ke masyarakat terkait peran dan kinerja Bawaslu sangatlah penting. Olehnya itu Bawaslu dan media harus selalu bersinerji sehingga setiap kegiatan Bawaslu dapat terekspos ke masyarakat karena peran media.

“Terkait kegiatan Bawaslu hari ini, sebenarnya kita ingin momen-monen seperti ini ada, karena kenapa Bawaslu sadar akan kerja-kerja media, karena apa yang dikerjakan Bawaslu tanpa media itu bagaimana masakan tanpa garam, hambar rasanya karena bumbu-bumbu teman pers yang membuat dari yang tidak cantik menjadi cantik, dari tidak seru menjadi seru contoh misalnya kasus jalan Popalia itu karena peran media sehingga menjadi viral,” ungkapnya.

Menurutnya, peran media sebagai penyambung informasi ke masyarakat mendorong Bawaslu ingin melibatkan media dalam setiap kegiatannya. Sehingga, masyarakat percaya dan yakin bila Bawaslu mesti hadir dalam pengawasan terhadap pemilihan umum.

“Kita masih harus bahas format dan standar operasional prosedur kerjasamanya seperti apa nanti. Yang jelas kita ingin libatkan media,” jelas Juhardin.

Juhardin menyebutkan bila Bawaslu memiliki lembaga yang menangani media melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), hanya saja baru di tingkat provinsi.

Kendati demikian, secara kelembagaan, PPID ini harus ada di tingkat kabupaten, untuk itu diupayakan 2020 mendatang Bawaslu menganggarkan kegiatan media center.

“Minimal ada kesamaan pemikiran, terkait kerjasama media dengan Bawaslu ini,” katanya.

Apalagi kata Juhardin, ke depan masih banyak kegiatan-kegiatan pengawasan partisipasi Bawaslu yang perlu diketahui khalayak. Seperti kegiatan edukasi pengawas partisipatif pemilih pemula (generasi milenial) dan lainnya.

Meskipun, secara kelembagaan kerja Bawaslu dalam pengawasan pemilihan umum sudah maksimal. Namun demikian, kembali lagi dari seluruh penanganan pelanggaran, 90 persen merupakan temuan dari Bawaslu, bukan laporan dari masyarakat.

“Dengan keterlibatan media dalam memberikan informasi soal pengawasan partisipasi, bisa meningkatkan peran masyarakat dalam pengawasan pemilu nantinya,” tutup Juhardin.

Sementara itu, pembina PWI Kolaka Sabaruddin, mengapresiasi kepada Bawaslu Kolaka yang sudah melibatkan sejumlah insan pers pada kegiatan Rapat Koordinasi Peliputan Dukumentasi dan Pengelola Media Informasi, ini membuktikan jika peranan media sangat dibutuhkan dalam mengsukseskan tugas-tugas pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu.

“Saya harap disetiap kegiatan yang dilakukan Bawaslu, dapat selalu melibatkan rekan-rekan media yang ada diKolaka, sehingga sinegritas dapat selalu terjalin dengan baik,”harapnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan sosialisasi ini, staf Bawaslu Kolaka diberikan materi tentang dasar-dasar peliputan oleh Penasehat PWI Kolaka, Sabaruddin. Dengan harapan, staf Bawaslu bisa memberikan pemberitaan perihal kegiatan-kegiatan Bawaslu Kolaka kedepannya. (K9/c/hen).

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top