BERITA UTAMA

Musdalim Tak Setuju USN Diluar Kolaka

Musdalim Zakkir, (anggota DPRD Kolaka)

KOLAKAPOS, Kolaka–Musdalim Zakir, anggota DPRD Kolaka dari Partai Gerindra menyatakan tak setuju beberapa Fakultas di USN pindah ke luar Kolaka. Ia menganggap, USN terlahir utamanya untuk warga Kolaka. Saat ini, Selain di Kolaka, USN juga membangun kampus B, di Mawasangka, Buton Tengah untuk perkuliahan program studi Pertanian, Ilmu Perikanan dan Kimia.

Politisi yang sudah dua kali terpilih sebagai legislator ini mengatakan, gedung USN di Kolaka sendiri masih butuh pembenahan. Sehingga, mendirikan kampus B di Buteng, terkesan prematur. “Sedangkan setahu saya konsep awal terbentuknya USN untuk pendidikan bagi adik-adik masyarakat Kolaka. Sehingga saya pertanyakan motivasinya membangun gedung di luar Kolaka,” terangnya.

Mengambil contoh dari Universitas Haluoleo yang telah mapan menurut Musdalim, sampai saat ini juga belum memiliki kampus B. Sedangkan USN, masih btuh banyak pembenahan. Apalagi terangnya, santer terdengar ribut antar mahasiswa memperebutkan ruang perkuliahan. “Saya memohon agar kebijakan pemindahan beberapa prodi itu ditinjau ulang. Karena berpindah saja dari kecamatan Kolaka ke kecamatan Tanggetada, keluhan mahasiswa dan orang tua sudah luar biasa, apalagi kemudian berpindah ke Mawasangka,” tutupnya.

Sementara itu, rektor USN Azhari, seperti dikutip dari penjelasan pada akun resmi Facebook miliknya, mengatakan pembangunan kampus B merupakan bagian dari perjuangan agar Angka Partisipasi Kasar Pendidikan Tinggi di Sulawesi Tenggara semakin merata. USN berani mengambil peran itu, mengingat statusnya saat ini sebagai Satker Kementerian Ristekdikti yang sekarang kembali ke Kemdikbud, berkewajiban menyukseskan visi pemerintah utk pemerataan kesempatan meraih pendidikan tinggi.

Pembangunan kampus B juga terang Azhari, bukan hal aneh. Beberapa PTN di Indonesia juga menerapkan hal tersebut. “Itu bukan hal aneh, karena ada beberapa PTN di Indonesia memiliki kampus dua dilintas kabupaten. Misalnya Universitas Indonesia yang memiliki kampus di Depok dan Salemba. Unversitas Padjajaran memiliki kampus di Bandung dan di Sumedang. Adalah kesyukuran bahwa USN bisa ada di Buteng, karena masyarakatnya disana hibahkan tanah pribadinya seratus hektar bersertifikat, untuk jadi kampus B,” jelasnya sembari menyatakan kampus B di Buteng mendapat persetujuan dari Kementerian. (mir

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top