BERITA UTAMA

Kemarau Berkepanjangan — Tikonu dan Silea Mulai Kesulitan Air Bersih

Kepala BPBD Kolaka Dwi Dharma saat meninjau lokasi krisis air bersih dikelurahan Silea, kecamatan Wundulako.FOTO:Neno/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka–Musim penghujan yang tak kunjung tiba membuat sejumlah warga desa Tikonu dan kelurahan Silea, Wundulako kesulitan mendapat air bersih. Untuk sekedar memperoleh air untuk mencuci, warga harus menempuh perjalanan cukup jauh ke sungai.

Kondisi itu diperparah dengan berkurangnya debit air sungai Tikonu sehingga aliran air melalui perpipaan ke rumah warga juga berkurang drastis. Hanya sebagian rumah terlayani oleh perpipaan yang dikelola secara mandiri oleh warga itu. Salah seorang warga kelurahan Silea, Rumi (53) mengatakan air yang diperoleh dari perpipaan, hanya digunakan untuk memasak. Untuk mandi dan mencuci, mereka pergi ke sungai Mekongga. “Sanitasi (perpipaan) kadang mengalir, dan kadang juga tidak mengalir. Kita tadah saja, kalau sudah penuh kita masukan ke penampungan di dalam rumah,” kata Rumi.

Hal tersebut diakui kepala BPBD Kolaka Dwi Darma saat meninjau lokasi krisis air di dua daerah itu. Sebagai langkah strategis, mulai hari ini (28/11), BPBD akan menyuplai air bersih pada beberapa titik.

Menurutnya, problematika ketika hujan dan kemarau sama, dimana saat hujan terjadi banjir, sedangkan ketika kemarau panjang maka kekeringan yang melanda. Untuk itu, sebelum terjadi kekeringan yang lebih parah, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan semua pihak terkait. “Kita juga akan pantau di kecamatan lainnya di Kolaka yang sekiranya kekurangan air bersih. Karena kondisi alam yang sudah tidak seimbang,” akunya. (k9)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top