MUNA

Masuk Kecamatan Kumuh, Tahun Depan Katobu Dijatah 125 BSPS

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Muna, Laode Attaludin.

KOLAKAPOS, Raha–Kecamatan Katobu merupakan wilayah yang berada di pusat ibu kota kabupaten Muna, namun separuh rumah penduduk yang bermukim di kecamatan tersebut masuk dalam kategori rumah tidak layak huni (RTLH). Makanya pada 2020 mendatang, pemerintah setempat melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Muna, kembali mengalokasikan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) sebanyak 125 unit.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Muna, Laode Attaludin mengatakan, ratusan unit bantuan bedah rumah tersebut akan ditempatkan pada enam kelurahan di kecamatan Katobu, yakni kelurahan Raha I, Raha II, Raha III, Laende, Watonea dan Wamponiki. “2020 kita kebagian 125 unit RTLH terbagi di enam kelurahan. Jadi mines kelurahan Foo Kuni dan Butung-Butung,” katanya.
Attaludin mengungkapkan, adapun sumber anggaran program BSPS ini yakni menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) reguler sebesar kurang lebih Rp2miliar. “Satu kepala keluarga mendapat Rp15juta dan ditambah Rp2,5juta untuk biaya upah kerja,” ungkapnya.
Menurutnya, bantuan pemerintah yang dikemas dalam program BSPS khusus menggunakan DAK reguler di wilayah kecamatan Katobu yang dimulai sejak 2017 lalu hingga tahun ini, sudah menyelesaikan bedah rumah RTLH sebanyak ribuan unit. “Tahun pertama 2017 RTLH yang dibedah sekitar 681 unit, 2018 sebanyak 287 unit, 2019 hanya 80 unit, dan 2020 mendatang sebanyak 125 unit. Tujuannya untuk menciptakan rumah layak huni bagi masyarakat,” pungkasnya. (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top