BERITA UTAMA

Amplop Berisi Uang, Bergambar Ditjen BKD Kemendagri Jadi Atensi Bawaslu Muna

KOLAKAPOS, Raha — Sebuah amplop berisikan uang pecahan Rp 50 ribu sebanyak satu lembar dan bergambar bakal calon bupati Muna periode 2020-2025 dan notabene berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon satu dengan jabatan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Ditjen BKD Kemendagri) Drs H Syarifuddi Udu MM viral di grub media sosial (Medsos) WhatsApp dan Fecebook.

Adalah akun facebook @LMRyfainsTuani pengunggah amplop tersebut di grub Wuna Forum pada Selasa 3 Desember pukul 10.22 Wita kemudian terus dibagikan secara berantai kedalam grub Medsos lainnya. Pasalnya, sejak diunggah pada Selasa 3 Desember hingga Kamis 5 Desember unggahan tersebut telah menghasilkan 340 percakapan netizen dan 68 gambar artistik emoji bervariasi. “Puluhan tahun kau tinggalkan Muna sampai tak tau bahwa masyarakat Muna sudah memiliki kecerdasaan politik. Sebab sekeras-kerasnya pertarungan politik di Muna, faktanya para calon beradu prestasi dan gagasan. Hari ini anda datang untuk merusak tatanan politik yang mulai dirapikan? Sungguh ini sangatlah menyedikahkan sangat mengiris hati (gambar emoji sedih), Pak Dirjen, jangan ajarkan masyarkat bahwa dalam situasi politik adalah ruang untuk mencari uang, tolong jangan lakukan itu Pak (gambar emoji sedih).
Mau apapun nama amplop ini, uang transpor, uang perkenalan, tetap saja anda tidak boleh mengukur isi dompet orang Muna (Gambar emoji sedih).
Saya kira anda hadir untuk menyempurnakan tatanan itu dan
Pada akhirnya, saya simpulkan ternyata mental anda bukanlah mental sang Birokrat yang mestinya membibing pada kebaikan !,” tulisnya membuka percakapan dalam grub Fecabook

Terkait viralnya amplop berisi uang tersebut, rupanya sudah diketahui Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muna. Hal tersebut diungkapkan Kordiv Organisasi dan Sumber Daya Manusia Bawaslu Muna, Ali Darman pada Kolaka Pos saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (5/12).

Menurutnya persoalan amplop berisi uang dan bergambar bakal calon bupati Muna tersebut sudah menjadi atensi pihaknya. “Terkait itu, kita juga sudah melihat. Kita juga mulai mengkaji soal itu. Sekarang kita lagi tunggu teman-teman kumpul di Raha karena yang lain masih berada diluar daerah,” katanya.

Landasan kajian Bawaslu Muna soal amplop bergambar ASN aktif Sarifuddin Udu itu, kata Ali Darman yakni undang-undang pemilu nomor 7 tahun 2017 pasal 523, dan peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor : B/71/M.SM.00.00/2017 tentang pelaksanaan netralitas bagi ASN pada penyelenggaraan Pilkada Serentak, serta peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 42 tahun 2014 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik ASN. “Apakah berpotensi pelanggaran atau tidak? inilah yang akan kita kaji,” pungkasnya. (m1/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top