BERITA UTAMA

Ditingkatkan, Perkara Korupsi DD dan Dana BOS di Kejari Muna

Kajari Muna Husin Fahmi

KOLAKAPOS, Raha — Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna meningkatkan empat perkara korupsi selepas memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia 9 Desember 2019. Pasalnya, dugaan perkara korupsi yang ditingkatkan statusnya tersebut meliputi dua kasus korupsi dana desa (DD) dari penyidikan  naik ke penuntutan, satu perkara korupsi DD dari penyelidikan naik ke  penyidikan dan satu perkara korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari penyelidikan naik ke penyidikan. Hal tersebut diungkap Kajari Muna Husin Fahmi pada Kolaka Pos saat dijumpai di kantornya, Senin (9/12).

Menurutnya, tiga dugaan perkara korupsi DD tersebut terjadi di desa Khonsume kecamatan Duruka, desa Wadolau kecamatan Marobo dan desa Lamanu kecamatan Kabawo. Sementara untuk perkara korupsi dana BOS terjadi di SMAN 1 Kabawo kabupaten Muna. “Tahun ini kita ada tiga penyidikan DD, dua perkara kami tingkatkan ke penuntutan yakni desa Khonsume desa Wadolau. Dana BOS lagi penyidikan,” katanya.

Dari empat perkara tersebut, dua orang kepala desa telah ditetapkan sebagai tersangka yakni kepala desa Khonsume berinisial LDS, kepala desa Wadolau, inisial LP. Sementara kepala desa Lamanu dan kepala SMAN1 Kabawo masih terperiksa. “Kita lebih mengutamakan pencegahan, bukan penindakan,” pungkasnya. (m1/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top