BERITA UTAMA

Eks Bupati Kolaka Ditahan, Aktivis Penggiat Anti Korupsi  Potong Rambut

Saat Kajari Kolaka memotong rambut Aktivis Jabis Luwukuhi. 

KOLAKAPOS, Kolaka — Jabir Lahukuwi, aktivis lingkungan dan penggiat anti korupsi ini akhirnya merelakan rambut gondrongnya untuk dipotong pada peringatan Hari Anti Korupsi Internasional 2019. Rambut gondrong nya tersebut direlakan dipotong oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka, Taliwondo pada aksi peringatan HAKI 2019 di depan kantor Kejaksaan Negeri Kolaka. (9/12).

Menurut aktivis lingkungan yang getol menyuarakan penolakan eksploitasi pulau Lemo sejak 2007 itu, bahwa apa yang dilakukannya merupakan niatnya jika eks Bupati Kolaka, Buhari Matta ditahan. “Memang sudah nazarku dari dulu kalau BM ditahan,” terangnya.

Dan dihadapan Kajari Kolaka Taliwondo, Jabir mengatakan bahwa apa yang dilakukannya itu adalh simbol perlawanan terhadap Korupsi. “Ini adalah simbol perlawanan terhadap Korupsi,” papar Jabir.

Sebelum aksinya itu, dihadapan Kajari Kolaka juga, Aktivis yang mendirikan LSM Forsda itu mempertanyakan perihal penahanan Buhari Matta yang dititipkan di LP Makassar. “Yang perlu kita pertanyakan kenapa BM dieksekusi di LP Makassar, harusnya di Kolaka, apakah permintaan seorang koruptor harus dipenuhi?, H

Harusnya dia ditahan di Kolaka karena kejadian kasus korupsi ini di Kolaka, agar semua masyarakat mengetahuinya,” papar Jabir di hadapan Kajari Kolaka.

Menanggapi hal itu, Taliwondo mengatakan pelaksanaan eksekusi dimanapun itu sah menurut hukum. “Tentunya ini merujuk undang-undang berdasarkan pelaksanaan putusan bukan terkait daripada hasil bunyi putusan, dimanapun pelaksanaan eksekusi itu sudah sah berdasarkan hukum, ada berita acara, jadi dimanapun sah berdasarkan hukum, disisi lain ada pertimbangan pengamanan ekstra dan jarak, jadi dimanapun itu sah pelaksanaan eksekusi nya,” tutup Kajari. (Mir/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top