BOMBANA

CV Bombana Maju Makmur tidak Miliki Izin Limbah B3

KOLAKAPOS, Rumbia — Perusahaan tambang galian C milik CV Bombana Maju Makmur yang berkedudukan di Tompobatu kelurahan Lameroro yang berperan menyediakan material pembangunan infrastruktur jalan milik PT Jhonlin,hingga saat ini belum juga mengantongi izin Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Padahal izin itu merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pelaku usaha tambang.
“Saat ini belum ada permohonan yang masuk dari perusahaan terkait pengurusan izin Limbah B3,”ujar kepala dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Pajawa Tarika di ruang kerjanya Rabu(11/12).

Di tanya soal kenapa pihak perusahaan belum menyampaikan permohonan untuk pengurusan izin Limbah B3,dirinya menjawab tidak tau soal itu.”Kami di sini hanya menerima permohonan dan setelah itu kami meneruskan permohonan tersebut ke dinas tehnisnya dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Nanti ada rekomendasi dari DLH baru kami terbitkan izinnya,nah yang terjadi saat ini permohonan izin Limbah itu tidak ada,”ungkap Pajawa Tarika.

Hal tersebut di pertegas pula oleh Sekretaris dinas DLH Makmur saat di temui di ruangannya,katanya perusahaan tambang galian C yang merupakan group dari perusahaan tebuh milik PT Jhonlin itu belum pernah melakukan proses terhadap pengurusan izin Limbah milik perusahaan tersebut kalau ada pasti pihak kami sudah turun lapangan.

Saat ini kami sedang melakukan pengumpulan data AMDAL bagi perusahaan tambang, soal pengumpulan data Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) limbah B3 rencananya akan di lakukan pada bulan Januari tahun 2020.

Kalau ada perusahaan yang belum memiliki UKL UPL dan izin Limbah maka kami akan berikan surat peneguran. “Kami akan data semua perusahaan bila ada temuan tidak mengantongi izin lingkungan dan limbah maka akan di berikan surat teguran,”tutupnya.(K6/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top