BERITA UTAMA

Di Kolaka Ada Lima Desa Rentan Pangan

Dinas Ketahanan Pangan Kolaka saat menggelar Rakor dewan ketahanan pangan. Foto : Neno/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka –Sebanyak lima desa di wilayah Kabupaten Kolaka, tercatat mengalami rentan pangan. Hal ini diungkapkan kepala Dinas ketahanan pangan kabupaten Kolaka Muhammad Azikin saat menggelar Rapat koordinasi (Rakor) dewan ketahanan pangan dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan dengan meningkatkan sinergitas pembangunan dikabupaten Kolaka, yang dihadiri kepala BPS Kolaka Ade Ida Mane, Rabu (11/12).

Azikin mengatakan, kelima desa tersebut yakni Desa Ulu Rina (Watubangga), Desa Rano Sangia (Toari), Desa Mataosu dan Mataosu Ujung (Tanggetada), serta Desa Lana (Wolo).

Menurutnya, kelima desa tersebut dikatakan rentan pangan karena tidak memenuhi pada indikator pangan. Seperti diketahui, ada beberapa indikator yang harus menjadi perhatian agar suatu wilayah tidak dikatakan rentan pangan.

Adapun indikator tersebut yakni luas lahan sawah terhadap luas wilayah, infrastruktur jalan, ketersediaan air bersih, jumlah penduduk tidak sejahtera, warung yang menyediakan kebutuhan pangan, serta tenaga kesehatan.

“Desa tersebut bila dihitung dengan rumus, rentan pangan. Artinya ketersediaan pangan tidak mencukupi,” jelasnya.

Sehingga, dalam rangka mengantisipasi hal tersebut pihaknya mengadakan rakor dewan ketahanan pangan guna membahas dan merumuskan program ke depan. Sehingga, desa-desa tersebut bisa terhindar dari resiko rentan pangan.

Selain itu, diharapkan sinergitas instansi terkait untuk mengambil langkah strategis mengentaskan desa-desa tersebut dari rentan pangan. Diantaranya, memperluas lahan pertanian, meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pangan.

“Infrastruktur dan transportasi untuk mendistribusikan lancar, jadi untuk mengatasi itu tidak terlalu sulit. Tinggal bagaimana kita bersinergi menyelesaikan persoalan lainnya,” tutupnya. (K9/c/hen).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top