BERITA UTAMA

Lima Kasus Narkoba Diungkap BNN Kolaka

Kepala BNN Kolaka, Eryan Noviandi (tengah) saat press release akhir tahun 2019 tentang pelaksanaan program P4GN, di kantor BNN Kolaka, kemarin (17/12). FOTO: Kaulia Ode/ Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Sepanjang tahun 2019 ini, Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Kolaka mengungkap lima kasus penyalahgunaan narkoba. Berkas kelima kasus itu dinyatakan sudah p21 (lengkap). “Kejaksaan tinggal melakukan sidang di pengadilan, bahkan sebagian tersangka dari kasus ini sudah ada yang divonis,” ungkap Kepala BNN Kolaka, Eryan Noviandi dalam press release di kantor BNN di Jalan Pendidikan Nomor 85 Kolaka, kemarin (17/12).

Eryan menjelaskan, selain mengungkap kasus, sepanjang 2019 BNN juga telah melaksanakan program pencegahan. Sebagaimana tugas pokok dan fungsi BNN adalah melaksanakan program Pencegahan dan Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Dari program itu ada empat bidang yang dilaksanakan BNN Kolaka, yakni pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, dan pemberantasan.

“Pada pelakasanaan pencegahan BNN Kolaka sudah melaksanakan kegiatan seminasi informasi atau penyebarluasan informasi kepada instansi pemerintah yang ada di Kolaka, instansi, masyarakat, lingkungan pendidikan, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, tokoh agama, dan lingkungan keluarga,” paparnya.

Selain itu, BNN juga melaksanakan advokasi audience di taman kanak-kanak dan PUAD. “Poin yang saya sampaikan ada BNN dalam bidang pemberdayaan masyarakat sudah mampu menggerakkan mereka-mereka ini. Instansi pemerintah sudah membuat sosialisasi sendiri, instansi pemerintah sudah mampu membuat regulasi sendiri,” ujarnya.

Tak hanya itu, pada 22 Januari 2019 lalu BNN bersama Pemda Kolaka telah membentuk lima desa Bersih dari Narkoba (Bersinar). “Saya bersyukur sekali karena ada lima desa dan kelurahan dikukuhkan dan bentuk bersama-sama kelurahan atau desa setempat. Kami pembinaan program Desa Bersinar ini kami bersinergi dengan Polres Kolaka, dan Kodim 1412 Kolaka yang diwakili Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” tuturnya.

Eryan berharap, program pencegahan dan pemberdayaan masyarakat pada tahun 2020 nanti akan ditingkatkan lagi. “Untuk program rehabilitasi, BNN Kolaka memiliki klinik Pratama BNN Kolaka. Klinik ini sudah ditetap oleh menteri kesehatan selaku institusi penerima wajib lapor yang sudah menerima rehabilitasi rawat jalan dan rawat inap sebanyak lima orang selama tahun 2019,” tandasnya. (kal)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top