BERITA UTAMA

Jayadin Soroti Desain Kantor Bapenda

Wabup Kolaka H Muh Jayadin, SE, ME saat menyampaikan sambutannya sekaligus meresmikan kantor baru Bapenda Kolaka, Senin (30/12). Foto : Neno/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Kantor baru Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kolaka, di Jalan Khairil Anwar, kelurahan Lamokato, mengahabiskan dana sebesar Rp2,2 miliar dari APBD Kolaka tahun 2019. Ironisnya, meski berbudget besar, gedung tersebut dinilai Wakil bupati Muh.Jayadin tidak memiliki representasi budaya Mekongga.

“Saya kira luar biasa ini gedungnya, walaupun kalau kita lihat secara detail masih ada kekurangan-kekurangannya, yang paling saya soroti kekurangannya itu yang seharusnya ada dalam bangunan ini, dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan tidak hanya ditempel-tempel saja tetapi harusnya dia menjadi bagian dari bangunan secara keseluruhan yakni motif budaya Mekongganya yang tidak ada dalam bangunan ini. Dan kalau kita lihat ini motif Mekongganya hanya ditempel saja, mungkin setelah ada masukan kenapa tidak ada sama sekali motif Mekongga atau motif daerahnya kita barulah diinisiatif ditempel. Inilah yang kita tidak inginkan seperti ini,” kata Jayadin, Senin (30/12).

Olehnya itu, kata ketua KONI Kolaka ini, kedepannya tidak hanya bangunan kantor Bapenda Kolaka saja, akan tetapi semua bangunan baru Pemda Kolaka. Dan hal ini menjadi kontrol dan evaluasi bagi instansi lainnya, ketika membangun harus menyertakan identitas budaya kita pada bangunan kantor.

Sehingga, perencanaannya mesti membuat desain yang bisa mewakili ciri khas kebudayaan jazirah barat Sulawesi Tenggara ini. Agar, kecintaan terhadap kebudayaan lokal daerah terus terjaga. “Kita mau seluruh bangunan, khususnya bangunan pemerintahan dikabupaten Kolaka ini ada muncul motif budaya kita, motif lokal kita bila perlu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari bangunan ini. Sehingga ada rasa cinta kita terhadap budaya kita ini. Ini menjadi kontrol kita evaluasi kita terhadap teman-teman perencanaan pembangunan kalau perlu desain kita sama seperti kontor Pemda Kolaka,” pintanya.

Menanggapi sorotan tersebut, Plt Kepala Bapenda Kolaka, H Andi Tenri Gau mengatakan, pihaknya memang hanya menempel saja motif Mekongga itu. Namun kendati demikian, kata dia, apa yang telah disampaikan oleh Wakil Bupati Kolaka bakal dievaluasi ke depannya. “Yang jelasnya memang dan harusnya setiap bangunan yang dibuat harus ada muatan lokalnya. Harus mencerminkan budaya Mekongga,” ujar Tenri.

Meski mendapat sorotan, dari Wakil Bupati Kolaka, setelah peresmian kantor ini, kedepan pihaknya akan melakukan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bisa semakin maksimal. Selain itu, pendapatan asli daerah dari penarikan retribusi dan pajak daerah terus semakin meningkat mencapai target.

Sebab, kantor Bapenda Kolaka di Jalan Pemuda, Laloeha, yang lama sangat sulit dijangkau oleh masyarakat karena berada di atas ketinggian. “Insya allah dengan adanya kantor yang selama ini kita idamkan, akan menambah spirit dalam melayani masyarakat secara prima. Dan target PAD kita bisa memuaskan seperti apa yang kita harapkan,” tutupnya. (k9)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
error: Content is protected !!