BERITA UTAMA

Peserta Disabilitas, Ikut Daftar Sebagai Calon Peserta Pelatihan di BLKK Kolaka

Asti Krisanti salah satu peserta Disabilitas yang mendaftarkan diri di BLKK Kolaka, sebagai calon peserta pelatihan Foto : Neno/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Tak mau ketinggalan dalam mengembangkan bakatnya, peserta disabilitas atau keterbatasan diri ikut mendaftarkan diri sebagai calon peserta pelatihan diBalai Latihan Kerja dan Keterampilan (BLKK) Kolaka. Asti Krisant warga kelurahan Lamekongga bersama rekannya Murni warga desa Bende kecamatan Wundulako, terlihat sedang menyetorkan berkasnya diBLKK Kolaka, Senin (20/1). Kedua peserta disabilitas tersebut sangat bersemangat untuk menjadi salah peserta pelatihan.

Asti Krisanti mengatakan keikut sertaannya sebagai calon peserta pelatihan, agar bisa manambah ilmu dibidang komputer. Apalagi dirinya telah memiliki dasar-dasar komputer.

“Saya ingin menambah ilmu dibidang komputer, apalagi sejak masih sekolah saya sudah tertarik dengan komputer. Saya juga pernah ikut kursus komputer diMakassar tapi bagian desainnya. Jadi saya ingin memperdalam ilmu komputer saya,” katanya saat ditemui media ini.

Meski memiliki keterbatasan, kata Asti namun niat untuk menjadi orang yang berguna bagi keluarga, kelak bisa dia buktikan. Sehingga dirinya tidak pernah merasa tersisihkan karena memiliki kekurangan dan dirinya selaku optimis dan bersemangat dalam menjalani hidup, karena semua ini adalah cobaan dari yang maha kuasa. Olehnya itu dirinya menghimbau kepada orang yang memiliki keterbatasan agar tidak berputus asa dan teruslah untuk menjadi yang terbaik.

“Harapan saya bisa diterima sebagai peserta agar kedepannya saya bisa diterima bekerja dimana saja tempatnya,” harapnya.

Sementara itu, kepala BLKK Kolaka I Nyoman Warta mengaku, pihaknya tetap akan memberikan kesempatan bagi peserta Disabilitas, sesuai program pelatihan yang diminati. Yang penting peserta mampu untuk melaksanakannya.

“Kami tetap akan memberikan meraka peluang untuk bisa ikut dalam pelatihan nanti, apalagi ditahun 2019 lalu ada 1 orang peserta disabilitas kejuruan otomotif yang menjadi peserta pelatihan,” ucapnya.

Bagi peserta yang sudah daftar online, kata I Nyoman Warta, peserta juga harus melampirkan berkas manualnya seperti foto copy kartu keluarga dan KTP beserta foto, untuk disetorkan kepihak panitia.

“Jika peserta sudah dinyatakan lolos seleksi sebagai peserta, maka peserta akan kembali melengkapi berkas yang telah ditetapkan oleh pihak panitia. Dan kita buka pendaftarannya sampai tanggal 31 Januari mendatang. Untuk saat ini, sudah ada ratusan lebih calon peserta yang mendaftarkan dan sekitar 50an peserta yang sudah datang menyetorkan berkasnya ke panita,” tutupnya. (K9/c/hen).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top