BERITA UTAMA

Disorot, Pelayanan BNI Cabang Kolaka

Nasabah Dirugikan, Harus Menunggu 14 Hari Uang Dikembalikan

 

KOLAKAPOS, Kolaka — Belum lagi tuntas persoalan yang melilit bank plat merah di tanah air yakni soal Skimming, yang data teranyar korban pembobolan saldo rekening melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BNI Cabang Kendari bertambah menjadi 115 orang dengan total kerugian mencapai Rp 500 juta.
Kini muncul lagi persoalan lain, lagi-lagi yang dirugikan adalah nasabah. Kejadiannya Kamis siang kemarin di kantor BNI Cabang Kolaka jalan Dr Moh Hatta,salah seorang nasabahnya melakukan transaksi melalui Anjungan Setor Tunai di kantor tersebut.
“ Awalnya transaksi Setor Tunai berjalan lancar, tetapi setelah beberapa uang ratusan tepatnya delapan ratus ribu masuk ke anjungan setor tunai, tiba-tiba mesin anjungan setor tunai ngadat alias macet. Dan uang nasabah ini sudah berhasil masuk sekitar Rp.800 ribu. Namun anehnya meski uang ratusan sudah ditarik masuk oleh mesin namun di kartu ATM yang digunakan saat itu tidak tertera uang yang sudah masuk disetor. Bahkan sebagian uang lagi dimuntahkan keluar. Rencananya menyetor 1, 5 juta. Tapi yang berhasil disedot hanya Rp.800 ribu dan sisanya Rp.700 ribu dimuntahkan lagi oleh mesin setoran tunai itu.
Dan untung kartu pun bisa dikeluarkan tanpa menghasilan tambahan uang sebagaimana biasanya melalui setor tunai,” papar nasabah yang kecewa saat mengetahui uang yang disetor di mesin setor uang tidak mengalami penambahan.
Akhirnya si nasabah ini complain ke petugas bank yang bertugas di meja pelayanan nasabah. Ketika bertemu petugas bank si nasabah yang nota benenya adalah salah seorang pimpinan di satu perusahaan swasta yang cukup punya nama di Kolaka. “Gimana pak uang yang saya masukkan di mesin setoran tunai jadi masalah. Uang berhasil ditarik masuk namun dalam pembukuan atau transaksi di ATM tidak terjadi penambahan jumlah tabungan,” kata si nasabah yang dirugikan itu.
Oleh Ardian petugas bank yang namanya tertera di kertas laporan saat menerima keluhan nasabah itu hanya diminta bersabar. Pak laporan persoalan seperti bapak ini akan selesai kira-kira dalam waktu 14 hari ke depan,” demikian petugas bank itu berkata.
Mendengar waktu yang cukup lama waktu untuk mengembalikan uang nasabah, si pelapor ini memohon agar waktu yang terlalu lama itu bisa dikurangi menjadi beberapa hari.
“Jika 14 hari waktu penyelesaikan mengganti uang kami yang tertelan atau terhisap mesin setor tunai BNI cabang Kolaka masih terlalu lama sekali pak. Gimana kalau waktunya sampai satu atau dua harilah. Sebagai nasabah kami telah dirugikan pak. Uang saya sudah masuk dalam mesin setoran bapak kurang lebih delapan ratus ribu namun tidak tertera di kartu ATM saya. Jelas-jelas kami telah dirugikan. Dan ungkapan bapak untuk mengembalikan uang nasabah itu akan memakan waktu 14 hari. Lama sekali pak.
“Mohon maaf pak, apa saya bias bicarakan sama Pimpinan Cabang BNI siapa tahu mereka bias memberikan jalan keluar yang lebih rasional,” mohon si nasabah kepada petugas. Si petugas menjawab, maaf pak Pimpinan Cabang BNI Cabang Kolaka masih berada di Kolaka Utara untuk tugas kantor.
Pantas BNI dililit masalah terus.Karena pelayanannya tidak profesiona. Sudah lagi persoalan yang melilit BNI Kendari soal Skimming kini muncul lagi persoalan nasabah di BNI Kolaka yang kecewa karena pelayanan yang tidak profesonal. Pantas hampir semua perusahaan BUMN di tanah air bermasalah. Mulai dari asuransi Jiwasraya, PT Asabri, dan kini BNI pun bermasalah,” timpal nasabah sambil membatin.
Tiba-tiba rekan si pelapor yang berada diluar di dekat ATM, sambil berteriak ke dalam bahwa uang yang tertelan di mesin setor tunai itu sudah berhasil diambil oleh petugas bank. “iya pak uang bapak sudah berhasil dikeluarkan. Meski sebagian kelihatan sobek. Tapi uang sudah dapat diambil,”celetuk rekan si nasabah yang dirugikan itu saat menyembulkan kepalanya ke dalam ruangan.
Ternyata faktanya soal pengambilan uang nasabah yang tertinggal di mesin setor tunai itu jika terdapat petugas waktunya hanya sebentar sekali. Sementara laporan petugas bank bahwa waktu penyelesaikan atau pengembalian uang nasabah yang tertelan mesin minimal 14 hari. “ Aduh pak perbaiki pelayanan kepada nasabah. Jika waktu penyelesaikan bias selesaikan satu hari genapa harus 14 hari pak. Lihat aja buktinya, uang saya sudah berhasil dikeluarkan. Tunggu apa lagi, serahkan aja kepada saya si pemilik uang itu.(hen)

Bagikan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top