BERITA UTAMA

Rusman “Jual” Rumput Laut ke Investor Jepang

KOLAKAPOS, Raha — Bupati Muna, LM Rusman Emba optimis budidaya rumput laut mampu mensejahterakan petani di wilayah pesisir Muna. Karenanya, untuk menaikan omzet pendapatan ekonomi petani rumput laut, pasangan Abdul Malik Ditu ini membangun komunikasi bersama investor asal Jepang.

Kata Rusman, ia membangun komunikasi dengan sejumlah investor yang bergerak dibidang kelautan dan perikanan. Termasuk investor asal negara Jepang. “Muna, sepertiganya adalah daratan, duapertiganya lautan, sehingga kemarin kita sudah berkomunikasi dengan investor rumput laut asal Jepang maupun ada beberapa pengembang di sektor perikanan. Mereka sudah tertarik,” katanya dihadapan ratusan warga desa Lagasa kecamatan Duruka, kemarin (23/1).

Hanya saja kata Rusman, yang perlu dibenahi oleh para petani rumput laut adalah perbaikan kualitas rumput laut supaya mutu panennya dapat masuk pada standar kualitas expor. “Jadi sudah ada. Tinggal pengembangan. Jadi tinggal menunggu gerakan besar,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Kadis Perikanan Muna, La Kusa mengatakan masa panen budidaya rumput laut yang berkualitas maksimal 45 hari dan petani rumput laut tidak boleh menggunakan pupuk. “Panen rumput laut yang berkualitas jangan pake pupuk dan panen tidak boleh diumur 25 hari. Panen harus 45 hari,” pintanya.

Untuk mengembangkan budidaya rumput laut, Dinas Perikanan kata La Kusa telah menyiapkan bantuan berupa paket budidaya pembibitan rumput laut. “Tahun ini paket bantuan bibit rumput laut di kecamatan Duruka, Lohia, Pasikolaga. Karena ini kebun bibit percontohan rumput laut, tolong jangan diolah langsung dikeringkan. Harapan kita dengan lima paket bibit rumput laut ini, itu bisa memenuhi kebutuhan bibit di wilayah Muna,” pungkasnya. (m1)

Bagikan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top