BERITA UTAMA

Komisi I DPRD Kolaka Konfirmasi Ganti Rugi Lahan PT.Ceria

Saat Komisi I mengunjungi lokasi PT. CNI di Kecamatan Wolo.

KOLAKAPOS, Kolaka — Komisi I DPRD Kolaka mengunjungi PT Ceria Nugraha Indotama. Tujuannya mengkonfirmasi aduan masyarakat yang lahannya masuk dalam konsesi PT CNI, namun belum menerima ganti rugi.

Dipimpin ketua komisi I DPRD Kolaka, Kaharuddin, rombongan mendatangi kantor dan lokasi pembangunan Smelter PT CNI di kecamatan Wolo. Dari pertemuan dengan beberapa orang PT CNI tersebut, Kaharuddin memastikan PT CNI memiliki iitikad baik mengganti rugi lahan masyarakat yang masuk dalam wilayah IUPnya. “Saya kira Ceria memilki ittikad baik, sebab menurut mereka asal ada hak alas yang kuat atas lahan yang dimiliki pasti diberikan ganti rugi yang layak,” terang Kaharuddin di ruang Komisinya I, (27/1).

Dia juga mengatakan bahwa selama ini, lahan masyarakat yang memilki hak atas tanah di lahan PT.CNI yang dibuktikan dengan hak alas yang kuat telah diganti rugi oleh PT. CNI. “Kata mereka tidak ada yang tidak diganti rugi, semua diberikan, asal hak alasnya sudah kuat, tidak ada tumpang tindih,” terangnya.

Beberapa tanah masyarakat yang belum diganti rugi kata Kaharuddin, dipastikan masih berproses karena belum kuatnya hak alas atas tanah tersebut. “Dan kita siap gelar RDP terkait itu, dan PT. CNI juga bersedia datang, juga pihak BPN akan kita undang,” terang legislator Gerindra itu.

Hal senada juga diungkapkan oleh Agusalim Tahir, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kolaka yang menurutnya, PT CNI siap ganti rugi lahan masyarakat yang belum diselesaikan asalkan memiliki surat kelengkapan. “Kalau lengkap hak atas tanah itu, saya kira Ceria siap bayarkan, dan itu sudah dilakukan kepada lahan yang memang memilki hak las kuat atas tanah itu, dan bagi yang belum kalau ada bukti kuat, Ceria siap bayarkan,” jelas legislator Perindo itu.

Meyinggung soal pembangunan Smelter, Agusalim menyatakan bahwa hal itu masuk dalam wilayah Komisi III, namun secara kasat mata kata Agusalim, pembangunan Smelter PT CNi masih berjalan. “Masih terus berjalan, kita bahkan lihat langsung juga, hanya saja untuk detailnya itu masuk dalam wilayah pembahasan Komisi III nantinya, yang jelas masih berjalan disana,” ungkapnya. (mir)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top