BERITA UTAMA

Gaji PNS Konsel Terlambat Karena Peralihan Sistem

Kepala BPKAD Konsel, Sahlul

Tinggal Tunggu SPP Pencairan

 

KOLAKAPOS, Andoolo — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), menjelaskan terkait keterlambatan gaji PNS Januari ini. Keterlambatan itu menjadi bahan diskusi di Konsel.

Kepala BPKAD Konsel, Sahlul, mengatakan keterlambatan gaji disebabkan adanya peralihan Sistem Informasi Manajemen Daerah (Simda) ke Sistem Informasi Manajeman Perncanaan Penganggaran dan Pelaporan (Simral). “Dalam proses transisi ini, maka yang namanya aplikasi baru, banyak hal yang harus dipersiapkan, kalau dulunya Simda sifatnya semua terpusat di Keuangan, sekarang Simral prosesnya dari OPD, misalnya Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan lainnya itu dari OPD, Keuangan tinggal menata kelola saja,” jelasnya, Rabu (29/1).

Lanjutnya, dengan Simral ini ketika memasuki bulan Januari, maka sebelum melakukan tata kelola proses APBD sudah selesai, banyak dokumen yang harus dipersiapkan karena sifatnya online, yakni surat legalitas atau keputusan mulai dari Kepala OPD, pengguna anggarannya, admin Simral dimasing-masing OPD. “Jika semua sudah lengkap, baru Keuangan siapkan anggaran KAS dan dokumen pelaksanaan anggaran, kalau sudah barulah OPD membuat SPP untuk kita cairkan. Selain itu juga keterlambatan ini disebabkan adanya pelantikan Kepala OPD kemarin, sehingga baru menyesuaikan. Termasuk admin Simralnya baru saja kita latih, untuk membuat dokumen DPA dan anggaran KAS,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya, posisi hari ini semua OPD telah membuat Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), Keuangan sementara melakukan verifikasi, Insyaallah satu atau dua hari ini semua sudah selesai, tinggal OPD membuat SPP untuk kemudian Keuangan melakukan pencairan. “Saat ini anggaran kita tersedia, jadi tidak benar kalau ada yang plesetkan dananya tidak ada atau digunakan ketempat lain. Kendalanya cuma itu tadi, adanya proses transisi. Untuk itu besok saya akan memanggil rapat semua bendahara gaji dan bendahara pengeluaran masing-masing OPD, sambil mengevaluasi apa kekurangan sehingga satu dua hari ini kita upayakan semua dokumen yang belum ditandatangan, segera diselesaikan,” ungkapnya.

Ditambahkan Sahlul, bagi OPD yang paham mekanisme ini tidak akan mempertanyakan lagi, karena ini lebih kepada tekhnis keuangan. Intinya gaji akan segera dibayarkan karena anggarannya tersedia. (k5)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top