BERITA UTAMA

Safei Minta Dirut Baru PDAM Tingkatkan Pelayanan

Bupati Kolaka H Ahmad Safei saat melantik direktur PDAM Kolaka, Ruslan, di halaman kantor PDAM Kolaka, Jumat (31/1). Foto : Neno/ Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Setelah melalui proses panjang, direktur definitif Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kolaka akhirnya ditentukan. Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kolaka Nomor 188.45/029/2020 tentang Pengangkatan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Kolaka, Ruslan resmi diangkat sebagai direktur utama PDAM menggantikan Plh direktur Fachruddin Rahim.

Bupati Kolaka, Ahmad Safei resmi melantik Ruslan untuk masa jabatan empat tahun ke depan. Pelantikan itu dilaksanakan di halaman kantor PDAM Kolaka, Jum’at (31/01). Turut hadir Sekda Kolaka Poitu Murtopo, para asisten Setda Kolaka dan beberapa OPD lingkup Pemda Kolaka.

Dalam sambutannya Safei menekankan kepada Dirut yang baru saja dilantik, agar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, membenahi internal PDAM serta perbaikan administrasi. “Kita inginkan PDAM ini menjadi lebih baik, jadi permasalahan yang dulu seperti pelayanan, jangan sedikit-sedikit hujan mesin pompa rusak, air tidak mengalir, mengalir tapi kotor, dengan berfungsinya sumber mata air baru di Ulunggolaka tentunya permasalahan seperti ini tidak ada lagi. Tapi sebelum itu benahi internal lebih dahulu, kalau ada pegawai yang tidak sesuai jangan ragu, yang penting sesuai koridor,” tekan Safei.

Sementara itu, direktur utama PDAM Kolaka Ruslan optimis bisa mengatasi kendala-kendala yang sering dialami PDAM selama ini. “Sesuai visi misi saya waktu fit and propert tes, dan juga arahan bapak bupati, saya optimis PDAM Kolaka di 2021 bisa sehat. Dengan adanya sumber air baru dari Ulunggolaka saya sangat optimis kebutuhan air di Kolaka dapat terpenuhi, bahkan kami akan berusaha agar air mengalir 24 jam di Kolaka yang penting ada dukungan dari Pemda” tuturnya.

Untuk mewujudkan hal itu, Ruslan terlebih dahulu akan membenahi internal PDAM dan juga dari sisi pelayanan yang nantinya akan ia tingkatkan guna memenuhi kebutuhan air di Wonua Mekongga. “Kami mulai dari intenal dulu, kalau ada pegawai yang keras kepala kita akan berikan sanksi. Sesuai fakta integritas yang saya bacakan, saya berjalan sesuai fakta integritas yang saya tandatangani,” jelasnya.

Kata Ruslan, sampai tahun 2020 pelanggan PDAM telah mencapai 10.000 sedangkan hibah air bersih yang diperuntuhkan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sudah terealisasi sebanyak 700 KK dari target tahun 2020 sebanyak 1.000 KK. “Kita targetkan tahun ini, sisa dari 300 KK dari kategori MBR sudah kita rampungkan,” tandasnya. (k9)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top