BERITA UTAMA

Gubernur Ali Mazi Kaget Melihat Kondisi Lapangan “Golf Sanggoleo”

Gubernur Sultra Ali Mazi bersama rombongan Ketua DPRD Abdul Rahman Saleh, Kapolda Sultra, Danlanud Haluoleo bersama rombongan OPD Provinsi Sultra meninjau Lapangan Golf Sanggoleo di Kec. Baruga Kota Kendari. Pada kesempatan meninjau ini gubernur langsung menyebut lapangan golf Sanggoloe benar benar tidak terawat. (foto humas Kominfo)

KOLAKAPOS, Kendari — Gubernur Sultra Ali Mazi, kaget melihat kondisi lapangan Golf Sanggoleo yang telah berumur di Kecamatan Baruga Kota Kendari kurang terawat. Gedung tempat istirahat para Golfer (Clubhouse ), juga Tee Box (sebuah area dimana pemain memulai permainan).

“ Kesemua ini tidak terawat,” kata Gubernur Rabu, usai mengikuti sidang Paripurna DPRD Sultra bersama rombongan Ketua DPRD Abdul Rahman Saleh, Kapolda Sultra, Danlanud Haluoleo bersama rombongan OPD Provinsi Sultra langsung meninjau Lapangan Golf Sanggoleo di Kec. Baruga Kota Kendari.

Selain itu, juga masih fasilitas lapangan Golf yang tidak terawat yakni a Driving Area (fasilitas para Golfer untuk melatih ayunan dan pukulan), Bunker (Cekungan yang berisi pasir atau rumput yang berperan sebagai hambatan), Water Hazard (Rintangan berupa aliran air atau kolam) dan Green (area berumput yang dipangkas pendek disekitar Hole atau pin).

Atas pengamatan Ali Mazi dan pejabat Sultra lainnya, gubernur berjanji dalam waktu dekat ini, akan memasang pagar disetiap pojok batas tanah agar tidak lagi bermasalah untuk kedepannya dan akan mencari Konsultan profesional Lapangan Golf, agar segera membenahi segala kekurangan lapangan Golf Sanggoleo yang merupakan lapangan Golf kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara.

“ Pokoknya kita akan benahi jadi bagus, lapangan Golf ini,” janji gubernur.

Selanjutnya Ali Mazi menjelaskan, luas lapangan Golf Sanggoleo 46 Ha, terdiri dari 18 hole dengan par 72. Merupakan Standar Lapangan Golf untuk turnamen nasional memiliki lanskap yang dihiasi dengan deretan pohon palem, atau pohon lainnya. Selanjutnya kontur lahan yang berbukit dan berlembah, bunker beragam ukuran dan beberapa jembatan sehingga menghasilkan tantangan yang sulit namun menyenangkan bagi para golfer. “Fairway yang berbukit, hole yang terletak di antara pepohonan, padang rumput yang luas serta dua hole terakhir yang menghadap ke clubhouse membuat para pegolf harus menggunakan berbagai teknik untuk menghasilkan pukulan yang terbaik. Layout dengan level kesulitan yang berbeda membuat pegolf harus benar-benar mengerahkan kemampuan terbaik mereka untuk memenangkan pertandingan, “ungkap Ali Mazi politisi Nasdem. (hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top