KOLAKA UTARA

Kades Saludongka Sidak Pasar, Terapkan Sistem Pasar yang Jujur

Kepala Desa Saludongka, Isnandar, gelar inspeksi pasar di desanya. FOTO: Suleha/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Lasusua — Pasar tradisional merupakan pusat perekonomian suatu daerah. Pasar yang sehat akan memberikan manfaat bagi banyak orang, namun tidak sedikit pedagang berlaku curang untuk mendapatkan keuntungan berlebih. Selaku Kepala Desa Salodongka, Kecamatan Pakue Utara, Isnandar, mulai menerapkan sistem pasar yang jujur untuk pasar yang ada di wilayah otoritasnya.

Seperti yang diungkapkannya saat menggelar inspeksi mendadak (Sidak) pada Rabu (5/2), bahwa dirinya mengecek langsung tera timbangan yang dilakukan pedagang sehingga kedepannya pasar Salodongka mampu menjadi contoh pasar yang jujur dan mencerminkan perilaku dan kehidupan bertransaksi yang sesuai syariah.

“Visi misi Bupati Kolaka Utara yang ingin menjadikan Kolaka Utara sebagai Kabupaten madani. Olehnya itu, kami Pemerintah Desa Saludongka ingin terlibat secara langsung dan bahkan ingin menjadi contoh bagi desa lain,” terangnya.

Sidak yang kali pertamanya dilaksanakannya tersebut bersama aparat desa, ketua Bumdes Madani desa Saludongka, Imam Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Linmas.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk pemeriksaan alat ukur penjual, sosialisasi bagi wanita penjual maupun pembeli untuk berhijab saat berangkat ke pasar Madani desa Saludongka, sosialisasi penanganan limbah atau sampah pedagang dan penertiban pangkalan ojek dan parkir liar.

“Masih pemerintah lokal yang Sidak tadi (kemarin, red). Belum ada dari pihak Pemda yakni dari dinas Perdagangan. Mudah mudahan menjelang Ramadhan kita hadirkan dan bisa Sidak bersama,” harapnya.

Diapun menyatakan bahwa pihaknya akan rutin mengecek pasar, sehingga kedepannya pedagang tidak berlaku curang terhadap konsumennya, dengan cara mengurangi timbangan pada literan standar.

“Pedagang dan penjual khusus wanita supaya berkerudung setiap hari, khususnya setiap hari pasar. Limbah atau sampah pedagang tidak lagi berserakan di kios masing-masing, setelah disiapkan tong sampah di setiap sudut lorong, pangkalan ojek dan parkiran menjadi teratur sehingga kemacetan bisa diantisipasi, baik di dalam pasar maupun jalan masuk menuju pasar,” tandasnya. (cr2/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top