BERITA UTAMA

Posting #RE2P, Kadis Pertanian Muna Dipanggil Bawaslu

Koordinator Devisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Muna, Aksar

KOLAKAPOS, Raha — Hari ini, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura Muna, Anwar Agigi akan dimintai klarifikasinya oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Muna soal postingannya di facebook. Ia membubuhhi tagar #RE2P pada postingannya. Bawaslu Muna menilai Anwar terlibat dalam politik praktis pada tahapan penyelenggaraan Pilkada Muna.

Komisioner Bawaslu Muna bagian Koordinator Devisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Aksar mengatakan, pemanggilan klarifikasi tersebut sebagai bentuk keseriusan Bawaslu dalam menjaga serta mengawasi netralitas ASN dan TNI/Polri. “Dia (Kadis) diduga melanggar soal netralitas ASN. Hari ini (Selasa, 11/2) kita layangkan surat, Insya Allah besok (hari ini Rabu, 12/2) pemeriksaannya,” ungkapnya pada Kolaka Pos saat ditemui di kantor Kecamatan Katobu usai menyelenggarakan sosialisasi pengawasan partisipatif pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muna 2020.

Aksar mengakui, postingan tersebut telah terhapus dari akun facebooknya. Namun pihaknya sudah mengamankan postingan tersebut sebagai bukti saat pemeriksaan. “Meskipun komennya itu sudah dihapus, tapi kita sudah screenshoot dan buktinya sudah ada pada kita. Dalam komennya itu ada #RE2P,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura Muna, Anwar Agigi mengakui telah memposting kalimat bertagar #RE2P. Namun, kalimat tersebut kata dia bukan untuk tujuan politik Pilkada Muna, tetapi postingan tersebut sebagai bentuk gerakan untuk peningkatan kontribusi pertanian terhadap pembangunan perekonomian melalui peningkatan produksi dan nilai tambah. “#RE2P = Reformasi 2 kali Produksi Pertanian. 2 kali (1 peningkatan produksi dan ke dua nilai tambah produksi). Jadi buat kami di pertanian, jangan salah diartikan,” tulisnya via WhatsApp.

Untuk diketahui, berdasarakan data yang dihimpun Kolaka Pos Sabtu, (8/2) lalu Bawaslu Muna telah merekomendasikan 10 orang nama ASN ke KASN. Mereka adalah Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Syarifuddin Udu, Asiten I Pemkab Muna Barat, La Ode Takari, Kepala Dinas Perhubungan Muna Barat, La Ode Hanafi, Kepala Bidang Akuntansi BPKAD Muna Barat, LM Syahruddin, Abidin Onto, Ali Moktar Jaya, Sahibuddin Saga, La Rata, La Rafini (ASN Muna Barat) dan satu orang ASN Pemkab Muna yaitu Saidiman. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top