BERITA UTAMA

Lurah Wundulako Dianggap Gegabah, Bangun Taman di dalam Sekolah

Pembangunan taman yang dibangun oleh lurah Wundulako Heriyatim diproses warga, karena berada dihalaman SMKN 1 Wundulako. Foto:Neno/Kolaka Pos.

KOLAKAPOS, Kolaka — Pembangunan taman di SMKN 1 Wundulako yang menggunakan anggaran kelurahan Wundulako, mendapat sorotan. Warga menilai hal tersebut tidak prioritas. Sedangkan Pemkab Kolaka menganggap hal tersebut menyulitkan dalam pelaporan aset.

Salah seorang warga Wundulako yang enggan menyebut namanya, mengatakan kecewa karena pembangunan taman tersebut tidak pernah disosialsiasikan. Apalagi setahunya, taman tersebut dibangun dengan anggaran puluhan juta rupiah. “Saya heran dan kecewa atas pembangunan taman taman dihalaman sekolah itu, apalagi masih banyak skala prioritas yang harus dibangun diwilayah kami. Pembangunan taman ini terkesan dipaksakan, sebab tidak pernah ada kesepakatan dari masyarakat terkait pembangunan taman ini, apalagi asas manfaatnya tidak ada karena lokasinya berada di dalam sekolah,” kesalnya, Rabu (12/2).

Kepala Inspektorat Kolaka Mujahidin yang ditemui, juga mengaku geram atas pembuatan taman dihalaman sekolah itu. Sebab saat ini, SMA dan SMK tidak berada dibawah “kekuasaan” Pemkab lagi, tapi sudah wewenang pemerintah provinsi. “Ini gegabah namanya, bagaimana nanti pelaporan asetnya,” katanya.

Menurutnya, pembangunan itu bisa saja dilakukan jika kedua belah pihak (pmprov dan Pemkab) memililiki kesepakatan tertulis. Serta, sekolah memberikan hibah lahan kepada kelurahan, itupun juga harus diketahui oleh pihak provinsi atas kesepakatan tersebut. “Harus ada kesepakatan antara pihak kelurahan dan pihak sekolah artinya pihak sekolah harus membuat surat hibah untuk menyerahkan lahan tersebut, sebab ini berbicara aset, karena SMA dan SMK itu asetnya provinsi. Jadi harus ditelusuri itu kesepakatan kedua belah pihak kalau tidak ada berarti bisa jadi temuan,” jelasnya.

Sementara itu, lurah Wundulako Heriyatim yang beberapa kali coba ditemui di kantornya, sedang tidak berada ditempat. Saat dihubungi melalui telpon dan pesan singkat, juga tidak direspon. (k9)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top