BERITA UTAMA

Lurah Wundulako Klaim RTH di Sekolah Legal

Lurah Wundulako Heriyatim, SH

KOLAKAPOS, Kolaka — Lurah Wundulako Heriyatim angkat bicara terkait status proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dibangunnya dihalaman SMKN 1 Wundulako. Menurutnya taman tersebut tidak perlu lagi dipersoalkan sebab dirinya sudah melakukan koordinasi kepada pihak terkait dilingkup Pemda Kolaka.

Bahkan diakuinya pembangunan RTH tersebut sudah tepat sasaran, sebab asas manfaatnya digunakan oleh masyarakat kelurahan Wundulako, yang sedang menempuh ilmu disekolah tersebut. “Terkait aset untuk diprovinsi itu tidak ada masalah karena, aset RTH masuk diasetnya daerah Pemda Kolaka, jadi itu tidak ada masalah. Apalagi pemanfaatan dari pada pembangunan RTH adalah anak-anak kita warga Wundulako itu sendiri, karena mayoritas anak-anak kita yang bersekolah disana anak Wundulako itu pertimbangannya kenapa RTH dibangun dilokasi sekolah,” kata lurah Wundulako Heriyatim saat ditemui media ini, Senin (24/2).

Apalagi, kata Heri, pihaknya sudah melakukan komunikasi kepada warga terkait penempatan RTH ini, namun masyarakat tidak ada yang bersedia menghibakan lokasinya. Karenanya, ia berkomunikasi dengan sekolah dan diizinkan. “Saya pernah rapatkan bersama masyarakat melalui perwakilan masyarakat dan meminta tanggapan masyarakat terkait pembangunan RTH dilokasi sekolah dan mereka setuju. Dan Allhamdulilah asas manfaatnya sudah dirasakan siswa disana yang tak lain warga Wundulako,” jelasnya.

Pihaknya, juga sudah melaporkan terkait pembangunan ini di Bappeda Kolaka, responnya Bappeda tidak ada masalah dengan alasan jika dibangunkan dipinggir jalan pertigaan lorong SMK maka, jalan semakin sempit. Kami juga sudah cari lokasi tidak ada kebetulan pada saat itu, pihak SMK meminta agar dibangunkan dengan berbagai pertimbangan, salah satunya supaya taman bisa dirawat juga.

Heriyatim juga mengaku, jika dirinya sudah melakukan komunikasi dengan Inspektorat Kolaka dan Badan aset Kolaka, termasuk Kabag Hukum itu sudah tidak ada masalah terkait lokasi tersebut. “Saya mendirikan begini tak lepas dari dukungan para kepala lingkungan yang merupakan perwakilan dari pada masyarakat, mereka semua mendukung terkait pembangunan RTH didalam lingkungan sekolah,” akunya.

Sejak jadi lurah sekitar tiga tahun, dirinya telah banyak memberikan kontribusi pembangunan prioritas utama masyarakat, yang asas manfaatnya telah dirasakan oleh masyarakat. “Pembangunan selama saya, menjadi lurah sudah banyak dilakukan mulai dari pembangunan jalan rabat beton, deker, jalan alternatif, dan sarana lampu jalan yang kesemuanya itu berdasrkan keinginan masyarakat,” tutupnya. (k9)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top