KOLAKA TIMUR

Bupati Hadiri Musrenbang di Mowewe dan Lalolae

Bupati Kolaka Timur, Tony Herbiansyah, bersama unsur pimpinan dan anggota DPRD Koltim mengahadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Mowew.FOTO:Sofyan/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Tirawuta–Bupati Kolaka Timur, Tony Herbiansyah, bersama unsur pimpinan dan anggota DPRD Koltim mengahadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang diselenggarakan di dua kecamatan, yakni Mowewe dan Lalolae, belum lama ini. Sebelumnya, Musrenbang juga dilaksanakan di Kecamatan Lambandia, Aere dan Kecamatan Dangia.

Tony Herbiansyah, mengatakan Musrenbang kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya, sebab pada Musrenbang kali ini turut dihadiri para anggota DRPD. “Ini sangat penting untuk singkronisasi program di DPRD khususnya pokok -pokok pikiran DPRD salah satu untuk menetapkan prioritas pembangunan. Perlu diketahui apa yang menjadi program di 2019 sudah direalisasikan semua, dan apa yang menjadi usulan di kecamatan akan dibahas di tingkat kabupaten, dimana kita akan evaluasi mana yang menjadi ranah anggaran dana desa, kabupaten, provinsi dan pusat,” paparnya.

Saat Musrembang di kecamatan Mowewe, Tony juga mengajak masyarakat agar lahan masih kosong untuk difungsikan dengan ditanami dengan produktif. “Tanamlah tamanan yang bisa menghasilkan uang, dengan menanam Insya Allah masyarakat akan lebih sejahtera,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Camat Mowewe, Marwan mengusulkan pembangunan infrastruktur di lahan pertanian, serta meminta pengaspalan jalan masuk di Desa Watupute. Usulan tersebut pun langsung mendapat respon positif Tony.
“Ketika saya melakukan kunjungan di lapangan, apa yang menjadi usulan warga, kami langsung tindak lanjuti,” kata orang nomor satu Koltim ini.

Ditempat yang sama, Kepala Bapeda Koltim, Mustakim Darwis menyampaikan tema Musrenbang tersbut yakni terciptanya pembangunan berkelanjutan menuju masyarakat sejahtera melalui pengembangan wilayah agrobisnis yang unggul dan berdaya saing.

“Untuk prioritas Pemda Koltim ada empat aspek, pertama aspek pembangunan manusia melalui akses pendidikan, kesehatan dan pengentasan kemiskinan, kedua penguatan kinektivitas pemerataan Infrastruktur, ketiga peningkatan nilai tambah ekonomi melalui sektor pertanian dalam arti luas dan kesempatan kerja, dan keempat pelestarian linkungan hidup dan pengembangan budaya berbasis elektronik,” tutupnya. (m2)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top