METRO KOLAKA

SMPN 1 Kolaka Gelar Simulasi UNBK

Siswa SMPN 1 Kolaka saat melakukan simulasi dalam menghadapi UNBK, Senin (2/3). FOTO: Ist/ Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — Menghadapi Ujian Nasional pada bulan April mendatang, SMPN 1 Kolaka mulai menggelar simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (2/3). Simulasi yang digelar selama dua hari tersebut diikuti sebanyak 212 siswa.

Kepala SMPN 1 Kolaka Dakir Torang mengatakan, pada simulasi tersebut pihaknya menggunakan fasilitas komputer sebanyak 80 unit. “Hari ini kami SMPN 1 Kolaka melaksanakan kegiatan simulasi UNBK sekaligus sebagai kegiatan gladi bersih pelaksanaan UNBK pada akhir April mendatang. Dan peserta didik yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 212 orang sebagai peserta ujian,” kata Dakir Torang, kemarin (2/3).

Usai kegiatan simulasi, sambung dia, akan dilanjutkan dengan kegiatan Asesment Komptensi Minimal (AKM) bagi guru sebagai sosialisasi kegiatan asesment tahun 2021.

Menurut Dakir, pelaksanaan ujian baik itu ujian sekolah maupun ujian nasional merupakan salah satu tahapan proses pendidikan, sekaligus merupakan cara untuk mengukur kemampuan peserta didik terhadap komptensi yang dicapai. Ujian juga dijadikan sebagai alat evaluasi untuk menilai seberapa jauh penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang sudah dikuasai peserta didik selama berada di sekolah.

“Ujian dapat memberikan motivasi tersendiri kepada peserta didik dalam hal kegiatan pembelajaran baik itu secara wawasan atau pun pengetahuan. Tahun ini ujian nasional berbasis komputer semakin memperlihatkan peningkatan yang menggembirakan. Hal ini terlihat dengan bertambahnya sekolah-sekolah yang siap menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer,” jelasnya.

Dalam tahapan UNBK kata sekretaris PGRI Kolaka ini, setiap tahunnya didahului dengan Ujian Sekolah. Namun kondisi tahun ini berbeda dalam hal pelaksanaan ujian sekolah. Sebab, pada tahun sebelumnya Ujian Sekolah dilaksanakan dengan istilah Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). “Ujian sekolah saat itu dilakukan dengan komposisi soal yang berasal dari pusat dan soal yang berasal dari sanggar MGMP. Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini ujian sekolah tidak lagi mendatangkan soal dari pusat tetapi diserahkan kepada sekolah pelaksanaa ujian. Hal ini berdasarkan regulasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu menerbitkan Permendikbud 43 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional,” paparnya.

Permendibud tersebut memiliki latar belakang pokok yaitu bahwa sistem pendidikan harus mendorong tumbuhnya praktik pembelajaran yang menumbuhkan daya nalar dan karakter siswa secara utuh. Kemudian satuan pendidikan seharusnya diberikan keleluasaan untuk berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpihak pada siswa untuk mendorong praktik pembelajaran yang menumbuhkan daya nalar dan karakter siswa secara utuh.

“Sehubungan dengan kebijakan pemerintah tersebut, SMP Negeri 1 Kolaka tahun 2020 ini akan menyelenggarakan Ujian Sekolah Berbasis Komputer yang soalnya dibuat oleh sekolah guru mata pelajaran dan atau guru guru melaksanakan musyawarah. Dan siswa kami sudah siap melaksanakan kedua ujian tersebut,” tutupnya. (k9/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
error: Content is protected !!