BERITA UTAMA

Andi Merya Jarang Laksanakan Tugas Penyebab Haknya Tak Diberikan

KOLAKAPOS, Kendari — Keluhan wakil bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur dianggap tendensius. Memang Sekda Koltim, Eko Santoso Budiarto mengakui hak SPPD dan BBM Andi Merya tidak diberikan lagi. Tapi penyebabnya, karena sejak tahun lalu, ia sudah jarang melaksanakan tugasnya selaku wakil bupati.

“Kalau soal SPPD dan BBM memang benar sudah tidak diberikan,” jelasnya saat melakukan jumpa pers di Kendari, Rabu (11/03).

“Bagaimana mau diberikan beliau jarang masuk kantor. Sudah tidak tinggal di rujab, bahkan ruangan wakil bupati sering tertutup,” sambungnya.

Menurutnya, untuk pemberian hak hak wakil Bupati itu dapat dilakukan bila sudah ada surat perintah tugas, tanda tangan tempat tujuan dan lainnya. Begitu juga dengan BBM untuk Wakil bupati, bagaimana mau diberikan, jika yang bersangkutan tidak melaksanakan tugasnya sebagai Wakil Bupati. “Sebagai Wakil Bupati seharusnya Andi Merya Nur memanggil kami atau menyampaikan kepada Pak Bupati. Tetapi belakangan ini Ibu Wakil Bupati tidak pernah melakukan hal itu baik kepada Bupati ataupun kepada kami,” paparnya.

Bukan hanya itu, staf yang bertugas di ruangan Wakil Bupati dan Satpol PP di rumah Dinas Wakil Bupati itu memang sudah ditarik Pemkab. Namun bukan karena ada larangan dari bupati atau Sekda, tetapi karena Andi Merya memang jarang berkantor dan ruangannya tertutup. Begitu juga dengan di rumah jabatan Wakil sudah jarang di tempati dan lebih banyak di rumah pribadi. “Jadi bagaimana mau menempatkan pegawai untuk staf Wakil dan satpol PP, jika yang mau dilayani tidak ada,” tutupnya. (p2)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top