BERITA UTAMA

Pondok Tahfidz Khairul Quran Kolaka Ukir Prestasi Dikancah Nasional

Pimpinan pondok Tahfidz Khalilul Quran Ustad Muslim (tengah)

KOLAKAPOS, Kolaka — Meski usianya belum genap tiga tahun, sejak diresmikan pada tanggal 7 Juli 2017 lalu, namun Pondok Tahfidz Khalilul Quran sudah mampu mengukir prestasi dikancah nasional.

Pimpinan pondok Tahfidz Khalilul Quran Ustad Muslim mengatakan, kehadiran pondok ini merupakan motivasi dirinya yang berprofesi sebagai penghapal atau tahfidz Quran, untuk bisa membangun sebuah pondok tahfidz agar bisa berbagi ilmu.

“Alhamdulilah sudah berjalan tiga tahun saya merintis penuh dengan suka duka dan hari santri kami berjumlah sekitar 200 orang dari berbagai daerah yang ada di wilayah Sultra termasuk yang ada di wilayah Sulsel dan Kalimantan. Yang tadinya hanya berjumlah tujuh orang saja,” ungkapnya.

Ustad Muslim juga bersyukur meski masih serba keterbatasan, akan tetapi salah satu santrinya mampu membuktikan diri sebagai yang terbaik setelah berhasi juara satu ditingkat nasional.

“Tahun lalu santri kami terakhir meraih juara satu dicabang Tahfizh Quran 10 jus STQ tingkat nasional yang diselenggarakan diPontianak Kalimantan Barat mewakili Sultra. Ini merupakan suatu prestasi yang membanggakan kami,” akuhnya.

Dirinya menargetkan kedepannya pengembang Tahfizh Quran bagi para penghapal bisa terus meningkat dan bisa memahami dan mengamalkan alquran bukan hanya untuk menghafal akan tetapi kedepan itu Isnya allah penghapal itu harus bisa menafsirkan alquran.

“Jadi target saya setelah hatam 30 juz mereka saya akan kirim ke Pare belajar bahasa Arab dan bahasa Inggris setelah itu masuk dijurusan tafsir,” ucapnya.

Adapun suka duka dalam membesarkan pondok ini banyak sekali rintangan dan masalah yang ada mulai dari lingkungan masyarakat sekitar dan pernah ada pelemparan kepondok kami tapi Allhamdulilah sudah aman.

Saat ini, kata imam besar masjid agung Khaera Ummah ini, untuk kebutuhan prioritas yakni pembangunan secara permanen dan pembuatan WC, karena mengingat jumlah santri yang terus bertambah.

“Karena ini lokasi kami masih ada lahan kosong kedepannya bagaimana kita bisa buat permanen dan utamanya juga WC kami belum ada kasian anak yang sudah mondo, jadi kalau anak-anak ingin buang air besar terpaksa harus menumpang kerumah warga. Jadi kalau ada bantuan dari pemerintah ataupun masyarakat kita akan bangun permanen pondok kami,” terangnya.

Bagi santri yang ingin masuk kesini memang ada biaya adiminstrasinya akan tetapi kami tidak patenkan harus bayar berapa tapi sesuai keikhlasan orang tua santri, karena niat saya memang untuk mentransferkan ilmu saya.

Adapun dari Pemda Kolaka dan masyarakat juga banyak membantu mengembangkan pondok tahfidz ini.

“Alhamdulilah perhatian Pemda Kolaka khususnya bapak bupati sangat luar biasa salah satunya pembangunan asrama putri yang telah rampung pembangunannya. Saat ini baru satu bangunan yang memadai idealnya cukup dua bangunan saja,” terangnya.

Muslim, berharap agar seluruh masyarakat kabupaten Kolaka selalu mendukung program ini supaya Kolaka menjadi lautan hafiz. Dan santri juga telah siap dalam menyambut bulan suci ramadan bulan April medatang yang akan mengisi masjid-masjid yang ada diwilayah kabupaten Kolaka.

“Dalam menyambut bulan suci ramadan kami setiap tahunnya selalu mempersiapkan para mubaliq dan imam tarwih semuanya telah kami latih dan mereka sudah siap mengisi masjid yang ada diseluruh wilayah kabupaten Kolaka,” tutupnya. (K9/c/hen).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top