BERITA UTAMA

Tupoksi Sekda Tidak Mengambil Alih Tugas Wabup

saat konferensi pers

KOLAKAPOS, Tirawuta — Sekretaris Daerah (Sekda) Kolaka Timur (Koltim) Eko Santoso Budiarto meluruskan pengakuan Wakil Bupati Koltim, Andi Merya Nur yang merasa haknya tak diberikan. Sebelumnya Andi Merya mengaku haknya berupa SPPD dan biaya BBM tidak dibayarkan oleh Sekda.

Eko mengatakan SPPD tidak akan dibayarkan, jika tidak memenuhi syarat pencairan. “Ada yang mengatakan bahwa saya tidak pernah bayarkan SPPD. Lho itu tidak pernah ada penagihan tentang SPPD. Kalau penagihan SPPD itu, harus ada SPT, undangan, harus ada laporan perjalanan dinas dan tanda bukti kas,” jelasnya.

Jika semua persyaratan tersebut ada, lalu tidak dibayarkan, maka ia siap mengaku salah, karena melakukan pelanggaran. “Kalau tanpa ada syarat yang dipenuhi dan saya bayarkan, berarti saya melakukan transaksi fiktif. Perlu diketahui, semua sistem transaksi keuangan sudah online, non tunai, baik gaji, honor, Bahan Bakar Minyak (BBM), maupun perbaikan kendaraan, sehingga dengan adanya tudingan seperti itu maka akan tereliminasi dengan sendirinya,” ungkap Eko.

Terkait SPPD tersebut, Eko menambahkan, tidak dapat dikatakan sebagai hak, kecuali telah terbit SPT dan kegiatannya telah dilaksanakan. “Sepanjang tidak melaksanakan tugas dan kegiatan itu maka tidak bisa dikatakan hak, karena itu uang negara, di sini kita harus mengedepankan kewajiban,” ungkapnya.

Selanjutnya ia juga membantah telah mengambil alih tugas wakil bupati. Ia mengatakan hanya melaksanakan tugas pokok dan fungsi Sekda yang diatur oleh perundangan. “Tidak ada sama sekali diperasaan saya untuk mengambil alih pekerjaan orang,” bantahnya.

Ia menyebut Bupati dapat mendelegasikan atau memerintahkan Sekda/OPD tambahan tugas yang tidak tertulis. “Apa yang saya laksanakan saat ini, adalah menyelenggarakan perintah yang seharusnya kewenangan Kepala Daerah. Tapi karena beliau di luar daerah, didelegasikan ke Sekda. Itulah yang saya laksanakan dalam koridor, batasan-batasan. Apa bila ada hal yang sifatnya prinsip, maka sebelum saya mengambil langakah-langkah, saya harus laporkan dulu kepada kepala daerah”, ujarnya.

“Harapan saya kedepanya, saya ingin keadaan daerah kita kondusif. Apalagi menghadapi pilkada. Mari kita bersama bekeja sesuai fungsi dan tugas kita masing-masing untuk membangun Koltim,” tutupnya. (m2)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top