BERITA UTAMA

Hasil Tes Swab Mendiang R Belum Rilis

juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kolaka, dr.Muhammad Aris

Jubir Gugus Corona Kolaka Minta Hentikan spekulasi

 

KOLAKAPOS, Kolaka — Sempat beredar kabar hasil tes mendiang Hj.R, pasien PDP asal Kolaka yang meninggal di RS.Bahteramas pada hari Senin (23/3) telah rilis dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19. Hal tersebut seakan benar, ketika salah satu media daring nasional menampilkan grafis sebaran pasien meninggal akibat Covid-19 di Indonesia menjadi 58, yang salah satunya berasal dari Sultra.

Namun informasi tersebut dibantah oleh juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kolaka, dr.Muhammad Aris. Menurutnya, hasil pemeriksaan sampel swab kerongkongan Hj.R, belum rilis. Sehingga, otomatis hasilnya belum diketahui. “Saya memberikan klarifikasi bahwa berita tersebut tidak benar. Hasil laboratorium dari almarhmumah belum datang dari Jakarta,” ujarnya melalui rilis di grups Whatsapp Satgas Corona Pers.

Informasi salah tersebut kemudian beredar luas di masyarakat melalui beberapa platform media sosial. Dr.Aris mengingatkan agar hal tersebut dihentikan. “Kepada pihak-pihak yang suka spekulasi, mohon berhentilah karena sangat meresahkan warga Kolaka. Untuk warga Kolaka dan sekitarnya, harap tenang dan tetaplah seperti biasa,” ungkapnya.

Pantauan Kolaka Pos, media daring yang awalnya menulis psien positif Covid-19 yang meninggal, juga telah merevisi beritanya. Awalnya pukul 17.15 Wita, tertulis satu pasien meninggal asal Sulawesi Tenggara, pada pukul 19.30 Wita, telah berganti menjadi satu pasien meninggal asal Sulawesi Selatan. Hingga pukul 21.00 saat berita ini ditulis, secara nasional pasien positif Covid-19 yang meninggal berjumlah 58 orang. Jumlah terbanyak, 31 korban dari Jakarta, lalu Jawa Barat sebanyak 10 korban. Kabar baiknya, Sultra tidak mencatatkan penambahan jumlah positif Covid-19, masih tetap tiga orang, belum ada catatan pasien meninggal. (kal)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
error: Content is protected !!