BERITA UTAMA

Diduga Terpapar Jaringan JAD, Empat Warga Muna yang Dibekuk Polisi

KOLAKAPOS, Raha — Empat orang warga Muna yang dibekuk Tim gabungan Mabes Polri, Densus 88, Polda Sultra dan Polres Muna pada Senin, (13/4) lalu diduga terlibat dalam jaringan teror kelompok  Jama’ah Ansharut Daulat (JAD). Hal tersebut berdasarkan laporan singkat via WhatsApp yang ditujukan Danramil 1416-01/Katobu.

Dalam pesan yang dikirim secara berantai tersebut menyebutkan keempat terduga yakni Achmad Husin Siampa alias Achmad (34), Laode Muh. Isnain alias Jojo (30), Muh. Fajar (43) dan Alen Kritian Ponoi Malaha (34) merupakan jaringan teror kelompok JAD yang beroperasi di wilayah Muna. Pasalnya barang bukti berupa dua pucuk senjata api (Senpi) yakni senapan angin rakitan, pistol dan peluruh, sangkur, serta peredam senjata. Seluruhnya ditemukan di rumah salah seorang terduga Muh. Fajar bertempat di jalan Abdul Kudus, RT 01, RW 02, kelurahan Watonea, kecamatan Katobu.

Terkait pesan singkat tersebut, Dandim 1416 Muna, Letkol Inf  Febi Triandoko saat dikonfirmasi enggan memberikan keterangan. “Di bajak. Mohon maaf seperti yang saya katakan sebelumnya, soal teroris saya no komen dulu,” singkatnya pada Kolaka Pos, Selasa (14/4)

Terpisah, Kapolres Muna AKBP Debby Asri Nugroho menyatakan ke empat warga Muna tersebut telah di kirim ke Mako Polda Sultra untuk dilakukan pengembangan. Sementara satu terduga masih dalam pengejaran. “Itu akan dikembangkan. Kalau ada info akan diberitahukan,” pungkasnya. (m1/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top