BERITA UTAMA

Dampak Covid-19, Pencairan ADD Masih Tidak Jelas 

Kadis PMD Kolaka Agus, S. IP, MT

KOLAKAPOS, Kolaka–Aparat desa yang sedang mengabdikan diri di desa rupanya masih harus bersabar menanti pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) triwulan pertama (Januari, Pebruari, Maret). Pasalnya sampai saat ini proses pencairannya masih tidak jelas atau enjel, akibat dampak wabah Covid-19 yang masih meresahkan sehingga membuat program menjadi berubah. Padahal seharusnya proses pencairan triwulan pertama tersebut mulai dilakukan pada awal bulan April ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Agus mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan jadwal pencairan ADD karena masih menunggu petunjuk dari Pemda Kolaka.

“Sampai hari ini memang belum ada satu desapun yang dicairkan ADDnya, karena masih diproses. Kita belum cairkan karena ada rekovension diPemda sehingga kita masih menunggu arahan dan petunjuk dari Pemda Kolaka kapan pencairannya dan kami juga belum bisa pastikan apakah bisa dicairkan bulan ini atau bulan Mei mendatang,” katanya saat ditemui media ini, Senin (20/4).

Diakuinya, akibat wabah Covid-19 mengakibatkan proses pencairan menjadi terhambat. Padahal normalnya diawal bulan April lalu itu memang sudah harus dicairkan.

“Karena yang menjadi masalah sekarang karena adanya dampak wabah Covid-19 ini sehingga pemangkasan dana itu pasti ada jadi akan berdampak pula pada pemangkasan dana ADD, makanya masih dikaji sebelum dicairkan disemua desa,” akunya.

Namun, kata Agus dari segi adiminstrasi permintaan untuk pencairan alokasi dana desa itu, pihaknya sudah mengusulkan ke keuangan dalam hal ini BPKD dan cakupan desanya sekitar 20 sampai 30 persen permintaan desa sudah masuk sehingga kita tinggal menunggu petujuk selanjutnya untuk segera dicairkan.

“Kalau dananya itu sudah siap tinggal kita menunggu saja kapan pencairannya,” jelasnya.

Adapun lanjutnya, terkait pencarian dana desa (DD) tahap pertama yaitu 40 persen sudah tidak ada lagi kendala karena sudah mencapai 95 persen desa yang sudah melakukan pencairan.

“Kalau desa sudah mencapai 95 persen desa yang sudah melakukan pencairan dana desa, sisa empat desa tapi dalam waktu dekat ini sudah akan dicairkan semuanya,” terangnya.

Agus berharap agar aparat desa bisa bersabar dan memahami situasi dan kondisi daerah, karena masalah virus ini merupakan masalah nasional yang memang sangat berdampak disemua bidang.

“Kita harapkan semoga wabah ini segera hilang agar semua bisa normal kembali,” harapnya. (K9/c/hen).

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top