BERITA UTAMA

Dana Desa Tahap I di Koltim Sudah Tersalur 100 Persen

KPPN : Ini Kado HUT Koltim ke-7

KOLAKAPOS, Kolaka–Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kolaka sudah menyalurkan Dana Desa (DD) tahap I tahun 2020 di seluruh desa di Kolaka Timur (Koltim).

Kepala KPPN Kolaka Arief Rokhman, mengatakan mendekati akhir April ini pihaknya menyalurkan Dana Desa untuk Desa Anggaloosi Kecamatan Ladongi sebesar Rp323 juta lebih. “Ini desa terakhir yang salur Dana Desa tahap I, dan menjadi kado indah di HUT Koltim yang ke-7 kemarin,” kata Arief Rokhman melalui press release yang diterima Kolaka Pos, Kamis (23/4).

Dia menyebut, Koltim merupakan kabupaten pertama untuk wilayah Kolaka Raya (Kolaka, Koltim dan Kolaka Utara) yang dana desanya tersalur 100 persen. “Seluruh desa di Koltim yang berjumlah 117 desa sudah mendapat penyaluran tahap I dengan total Rp39,17 miliar lebih,” terangnya.

Sementara untuk Kolaka Utara masih tersisa satu desa, dan Kolaka masih terdapat 8 desa yang belum tersalurkan. “Dari data penyaluran sampai dengan tanggal 23 April 2020, untuk Kabupaten Kolaka Utara dari 127 desa sudah salur 126 desa dengan nilai total Rp50,96 miliar, tinggal satu desa lagi yaitu Desa Pumbolo Kecamatan Wowo. Sementara untuk Kabupaten Kolaka dari 100 desa sudah salur 92 desa dengan nilai total Rp31,98 miliar dan masih 8 desa lagi yang belum salur,” jelasnya.

“Sebetulnya kami berharap bulan April ini akan salur seluruhnya, karena sangat diperlukan bagi penanganan dampak Covid-19 di desa, khususnya Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Syaratnya hanya satu saja, yaitu Perdes APBDes,” imbuh pria yang baru bertugas satu bulan di KPPN Kolaka itu.

Sementara itu dalam rangka mempercepat penyaluran Dana Desa, Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan melalui KPPN sejak tanggal 2 April 2020 telah memberikan dispensasi rencana penarikan dana, dari yang biasanya lima hari kerja menjadi satu hari kerja. “Jadi jika syarat sudah lengkap dan benar, langsung hari itu juga bisa dicairkan, tidak lagi menunggu 5 hari untuk penyediaan dana di Pusat,” terang Arief.

Selanjutnya penyaluran DD akan berlaku ketentuan baru berdasarkan PMK 40 tahun 2020. Penyaluran tahap I atau tahap II (bagi yang sudah salur tahap I) sebesar 40 persen nantinya akan dibagi dalam 3 bulan yaitu bulan pertama 15 persen, bulan kedua 15 persen dan ketiga 10 persen.

Lebih lanjut Arief menyampaikan bahwa prioritas DD pada bulan ini adalah untuk BLT Desa, sebagai jaring pengaman sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. “Sebagaimana diketahui, akibat pandemi Covid-19 ini, prioritas penggunaan dana desa mengalami perubahan. Berdasarkan Permendesa PDTT Nomor 6 Tahun 2020 telah diatur penggunaan dana desa untuk pencegahan dan penanganan covid-19, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa dan Padat Karya Tunai Desa,” tandasnya. (kal)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top