BUTON UTARA

Butur Masih Zona Hijau Corona

Data Sebaran Kewaspadaan Covid-19 Buton Utara (25/4/2020, 21.30 WITA).FOTO:Darmawan/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Buranga–Kabupaten Buton Utara (Butur) dinyatakan masih zona hijau dari pandemi Covid-19. Hingga hari ini, 26 April 2020 total ODP 81 orang, 71 orang sudah selesai pemantauan, 10 orang sementara pemantauan.

“Hinga hari ini, untuk Buton Utara masih zona hijau. Beberapa orang status ODP yang bisa terjangkau sudah kita lakukan pemeriksaan rapid tes di RSUD dan Alhamdulillah semua negatif,” kata
Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Tingkat Kabupaten Butur, dr. Muhammad Ali Badar saat dikonfirmasi melalui whatsapp, Minggu, 26 April 2020.

Ia menerangkan, walaupun Buton Utara masih zona hijau, petugas kesehatan tetap siaga dijalur pintu masuk wilayah Butur, seperti pelabuhan Feri, pelabuhan Waode Buri, perbatasan ronta, perbatasan Mata dan perbatasan Matalagi. Petugas medis di bantu oleh beberapa lintas sektor, termaksud bantuan pengamanan.

“InsyaAllah kendala-kendala di lapangan berusaha kita benahi. Bupati Butur selaku ketua Satgas, dengan tim gugus tugas covid 19 Butur telah berupaya bekerja terkait upaya sosialisasi, edukasi dan mitigasi agar pencegahan maksimal kita lakukan,” ungkapnya.

Ketua harian Satgas Covid 19 Dinkes Butur ini berharap, adanya kerjasama lintas sektor dalam membantu petugas kesehatan di lapangan, terutama jalur penjagaan perbatasan. Pencegahan Covid-19 dilakukan bersama, tanpa terkecuali.

“Satgas yang sudah di bentuk di desa, kecamatan, dan lintas sektor lainnya untuk mengaktifkan dan berkoordinasi kepetugas kesehatan, agar upaya-upaya pencegahan maksimal kita lakukan,” harapnya.

Muhammad Ali Badar menambahkan, masyarakat tetap dirumah kecuali ada kebutuhan darurat atau untuk kebutuhan dasar rumah tangga. Selalu menggunakan masker saat keluar rumah, perilaku hidup bersih dan sehat, seperti cuci tangan untuk rutin dilakukan setelah kontak atau memegang sesuatu. Jaga jarak saat beraktivitas diluar, dan yang sangat penting adalah untuk melaporkan kepetugas kesehatan atau Puskesmas terdekat jika ada keluarga atau tetangga yang baru tiba dari luar daerah.

“Jika kita tidak disiplin dan ikut ambil bagian dalam penanggulangan covid-19, maka kita akan menunggu saja wabah ini akan menyebar, bahkan ke daerah kita. Minimal hal yang praktis kita lakukan adalah stay at home atau tetap di rumah kecuali ada keperluan darurat,” imbaunya. (k10)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top