BERITA UTAMA

“Jual” Nama Bupati, Sejumlah Warga Muna Peras Kades Langkumapo

Screenshot via WhatsApp Salah Satu Terduga Pelaku Nangkring Diatas Motor

KOLAKAPOS, Raha — Sedikitnya tiga orang oknum warga Muna diduga melakukan pemerasan terhadap Pelaksana tugas Kepala Desa (Plt. Kades) Langkumapo, La Kapo. Pasalnya, pemerasan tersebut berlangsung pada akhir pekan lalu dirumah korban desa Langkumapo kecamatan Napabalano.

Plt. Kades Langkumapo, La Kapo mengungkapkan, modus operandi  para  pelaku saat meminta uang pada dirinya, yakni mengatasnamakan perintah Bupati Muna, LM Rusman Emba. “Mereka ada tiga orang. Satu bernama Roni, perempuan mengaku bernama Murti. Katanya dia tinggal dekat rumah Bupati (LM Rusman Emba). Satu perempuan lagi, saya tidak tahu namanya,” ungkapnya pada awak media via celuler, Sabtu (2/5).

Secara paksa ketiganya meminta uang sebesar Rp3juta dan harus lunas saat itu juga. “Mereka bawa-bawa nama pak Bupati (LM Rusman Emba). Kata mereka, ini (minta uang) arahan beliau. Mereka paksa dan saya kasih Rp1 Juta. Tetapi  mereka minta tambah lagi dan minta saya pinjam sama orang lain agar cukup Rp3 juta, namun saya tidak mau,” bebernya.

Sebelum melapor ke kantor polisi, La Kapo akan melakukan koordinasi terlebih dahulu ke kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Muna. “Perempuan bernama Murti yang paling kejam. Dia paksa supaya kasih mereka uang. Saya baru sadar rupanya mereka menipu dan memeras saya. Senin (4/5) saya akan lapor  ke Kepala DPMD, pak Rustam. Setelah itu baru kita akan ambil langkah selanjutnya apakah akan melapor kepihak berwajib,” pungkasnya

Terpisah, Bupati Muna, LM Rusman Emba melalui Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekda Muna, Ali Sadikin via WhatsApp menyatakan, Bupati Muna tidak pernah memerintahkan seseorang atau sekelompok orang untuk meminta uang ke Kades se kabupaten Muna. Maka soal pencatutan nama yang dilakukan sekelompok orang dengan meminta uang ke Kades Langkumapo, Ali Sadikin dengan tegas meminta supaya Plt Kades Langkumapo melaporkan peristiwa yang dialaminya tersebut ke kantor polisi supaya ditangani berdasarkan aturan hukum yang berlaku. “Jika terbukti ada oknum yang mengatas namakan pak Bupati, maka jangan ragu untuk dilaporkan kepada pihak yang berwajib, karena ini sudah meresahkan,” tegasnya. (m1/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
error: Content is protected !!