BERITA UTAMA

Jadi 48 Orang, Hasil Rapid Test Reaktif Covid-19 di Kolaka

dr Muhammad Aris

10 Diantaranya Dinyatakan Negatif Hasil Swab

 

KOLAKAPOS, Kolaka — Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kolaka dr Muhammad Aris mengatakan  hasil pemeriksaan rapid  test menyebutkan jumlah warga yang reaktif terhadap Covid-19 di Kolaka bertambah.

Dia merinci dari jumlah 3.153 orang warga Kolaka yang menjalani rapid test, 3.106 orang hasil rapid testnya menunjukkan hasil non reaktif, sementara 48 orang lainnya menunjukkan hasil reaktif terhadap Covid-19. “Diantara 48 orang itu 10 orang telah menjalani pengambilan sampel pemeriksaan swab. Hasilnya mereka semua dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan surat resmi hasil pemeriksaan swab dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sultra,” kata dr Aris, Minggu (17/5).

Sedangkan 38 orang lainnya sementara menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, sambil mempersiapkan untuk pengambilan sampel pemeriksaan swab. Rencananya pengambilan sampel swab test akan dilakukan di Kabupaten Kolaka. “Insya Allah sesuai kesiapan bahan dari gugus tugas provinsi dalam satu atau dua hari ini akan dilakukan pengambilan sampel swab,” ujarnya.

Tak hanya itu, persiapan pemeriksaan swab juga akan dilakukan terhadap orang tanpa gejala (OTG) yang memiliki riwayat kontak dengan santri dari Magetan, Jawa Timur. Sehingga ada tambahan sebanyak 9 orang dan 1 orang penumpang KM Dorolonda juga akan melakukan pemeriksaan swab.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kolaka ini menuturkan untuk pemeriksaan swab warga Kolaka yang reaktif, belum ia pastikan apakah bisa dilakukan di RS Bahteramas atau dikirim ke Litbangkes Makassar. Sebab, sepengetahuan dirinya alat yang sekarang ada di RS Bahteramas, kemampuan pemeriksaannya masih sangat terbatas. “Semoga alat yang ada RS Bahteramas bisa mengcover se-Sultra, termasuk Kolaka,” pungkasnya.

Adapun sebaran warga reaktif hasil rapid test terdiri dari Kolaka 1 orang, Baula 6 orang , Pomalaa 4 orang, Wundulako 11 orang, Watubangga 6 orang, Wolo 4 orang, Samaturu 4 orang , Polinggona 1 orang, Latambaga 3 orang, Iwoimendaa 7 orang. Sementara, warga Toari dan Tanggetada yang telah menjalani rapid test tidak ada yang menunjukkan hasil reaktif. (kal/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
error: Content is protected !!