BERITA UTAMA

Sampah  Bertumpuk di  Ibu Kota Bombana

KOLAKAPOS, Rumbia — Tumpukan sampah berserakan dan memadati median menyerupai pegunungan di ibu kota Bombana yakni Kasipute dan sekitarnya.

Contohnya saja sampah kering dan basah yang berada di jalan Mesjid Raya, dekat  kantor sekretariat dewan (sekwan) kabupaten Bombana di mana para penyambung aspirasi rakyat  berkantor. Baunya menyengat dan mengganggu pernafasan bagi siapa saja yang melintas di jalan tersebut.

Disinyalir tumpukan sampah tersebut sudah berlangsung lama sekitar dua atau tiga hari lalu. Melihat kondisi tersebut tentu harus ada upaya penanganan yang di lakukan oleh pihak terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar masalah sampah selesai .

Menanggapi hal tersebut Sekretaris DLH Makmur Darwis,Rabu (3/6) mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan beberapa upaya yang pada akhirnya kendaraan operasional pengangkut sampah ke tempat akhir pembuangan rusak akibat kondisi jalan tidak mendukung (Rusak).

“Beberapa hari terakhir ini kabupaten Bombana di guyur hujan,jalan menuju TPA Lantowua rusak parah,karena mobil pengangkut sampah dipaksakan masuk,hasilnya kendaraan juga rusak, jadi kami belum bisa berbuat banyak,kami saat ini lagi memperbaiki kendaraan pengangkut sampah,”ungkapnya.

Lanjutnya,pria berkaca mata itu menyampaikan harus ada peningkatan jalan yang dilakukan oleh pihak tehnis dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum untuk penanganan ini,gunanya agar apa yang menjadi kegiatan kami tidak terkendala.

“Kalau sudah ada peningkatan jalan seperti pengerasan atau pengaspalan saya yakin kegiatan kami akan lancar meski cuaca hujan,”ungkapnya .

Di konfirmasi soal peningkatan jalan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah staf Badan Layanan Pengadaan (BLP) Fadlan mengungkapkan pihaknya sudah melakukan proses tender 22 Mei lalu dan pemenangnya yaitu CV.Zona Wakatobi dengan total belanja 370 juta.

Soal kapan pelaksanaan pekerjaan,kata Fadlan itu tergantung pada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dinas PU apakah kontrak kerja sudah di buat atau tidak.” Kami sudah lakukan tender sesuai dengan petunjuk tehnis seperti verifikasi perusahan yang ikut serta dalam tender proyek tersebut dan pemenangnya sudah ada,untuk proses selanjutnya seperti kontrak kerja itu kewenangan dinas PU atau PPK,”, ujarnya.

Hingga berita ini terbit Rahmat Sekretaris Dinas PU selaku PPK kegiatan tersebut di hubungi lewat via telpon tidak aktif (K6/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top