BERITA UTAMA

Anggota DPRD Sultra H. Muhtar Serap Aspirasi Warga Tanggetada

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dari Partai Demokrat, H. Muhtar HM melaksanakan reses di Desa Tanggetada, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Rabu (3/2). FOTO: Kaulia Ode/ Kolaka Pos

KOLAKAPOSNEWS.COM, Kolaka – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dari Partai Demokrat, H. Muhtar HM melaksanakan reses masa sidang pertama tahun 2021 di Desa Tanggetada, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Rabu (3/2). Reses ini pertama kalinya dilakukan oleh H. Muhtar HM pasca dilantik sebagai anggota DPRD Sultra Dapil V hasil pengganti antar waktu periode 2019-2024, pada 11 Januari 2021 lalu.

Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh sejumlah warga dan pemerintah desa setempat dengan tetap menerapkan prokotol kesehatan Covid-19 seperti menggunakan masker dan menjaga jarak. Mereka pun menyampaikan berbagai keluhannya kepada H. Muhtar. Mulai dari dermaga kapal ikan yang tak kunjung diperbaiki, persoalan drainase, hingga masalah banjir akibat meluapnya aliran air di jembatan saat musim hujan.

Kepala Desa Tanggetada M. Kunir mengungkapkan, di desanya terdapat dermaga tangkap ikan nelayan yang sudah cukup lama mengalami kerusakan parah. Namun,
dermaga tersebut tetap digunakan oleh nelayan setempat karena menjadi satu-satunya tempat berlabuhnya kapal ikan mereka. Ia khawatir, jika dermaga tetap digunakan akan membahayakan karena kondisinya sudah mulai terancam ambruk. “Harapan kami dengan kedatangan pak dewan (H. Muhtar HM, red), mudah-mudahan bisa difasilitasi agar mendapat bantuan perbaikan dari pemerintah provinsi,” ujar M. Kunir.

H. Muhtar HM (kemeja hitam) saat meninjau lokasi dermaga yang nyaris ambruk di Desa Tanggateda, Rabu (3/2). FOTO: Kaulia Ode/ Kolaka Pos

Sementara itu salah seorang warga bernama Mansur mengadukan masalah banjir yang sering terjadi saat musim hujan. Menurutnya, banjir disebabkan oleh meluapnya air kali dari salah satu jembatan di desa tersebut. “Kami berharap supaya kali ini mungkin bisa dilakukan normalisasi, karena ini menjadi penyebab banjir di desa kami setiap tahun kalau sudah musim hujan,” ujar Mansur disambut kata sepakat warga desa lainnya.

Beberapa warga lainnya juga menyampaikan aspirasinya. Diantaranya meminta pembangunan drainase, dan talud pantai. Talud pantai dianggap penting karena sebagian besar warga desa Tanggetada bermukim di pinggir pantai. Warga terancam saat terjadi ombak besar.

Menanggapi berbagai persoalan dari masyarakat tersebut, H. Muhtar berjanji akan membahasnya di forum lembaga DPRD provinsi Sultra. Apalagi ia merupakan anggota Komisi III yang salah satunya membidangi infrastruktur. “Insya Allah saya akan berjuang agar apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Tanggetada dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi,” tegas H. Muhtar.

Usai kegiatan reses di balai desa, H. Muhtar menyempatkan diri turun langsung meninjau beberapa lokasi yang dikeluhkan masyarakat. “Kalau saya lihat ini kondisi dermaganya memang sudah tidak layak pakai, harus segera diperbaiki. Insya Allah saya akan perjuangkan, kalau perlu sampai ke pemerintah pusat,” ucap H. Muhtar usai melihat kondisi dermaga. (kal)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top