BERITA UTAMA

Belasan Rumah di Lamekongga Terancam Longsor

Lurah Lamekongga Jainul Dusu, S. Kep saat meninjau lokasi rawan longsor yang ada di wilayahnya. Foto: Neno/Kolaka Pos

KOLAKAPOSNEWS.COM, Kolaka — Bencana longsor mengancam belasan rumah warga yang terletak di lingkungan II Bokeo, kelurahan Lamekongga, kecamatan Wundulako. Pasalnya, sungai Mekongga setiap harinya terus mengikis area pemukiman rumah warga, bahkan kondisi saat ini kian memprihatinkan sebab bahu jalan utama yang menghubungkan beberapa lingkungan terancam putus.

Lurah Lamekongga Jainul Dusu, mengaku prihatin dengan kondisi lingkungannya yang rawan akan bencana longsor akibat terpaan luapan sungai Mekongga.

Apalagi saat ini, aliran sungai Mekongga terus menghantam area pemukiman warga.

“Bisa kita liat sendiri pak air sungai terus mengikis, bahkan sekarang hanya radius lima meter dari bahu jalan utama, sehingga jika tidak cepat ditangani maka 13 rumah warga bakal jadi korban longsor dan akses jalan serta tiang listrik akan terputus,” katanya saat ditemui media ini, Senin (8/2).

Melihat kondisi di lapangan, Jainul telah melaporkan kepihak terkait akan kondisi di wilayahnya, agar segera ditangani tahun ini. Selain itu, pihaknya juga telah mengusulkan ke Musrembang kecamatan. Meski sebelumnya di lokasi tersebut, sudah pernah dilakukan pemasangan bronjong beberapa tahun yang lalu. Akan tetapi, karena kondisinya yang semakin memprihatinkan pihaknya kembali mengusulkan agar dibenahi ulang.

“Saya sudah usulkan menjadi prioritas utama tahun ini, yaitu pemasangan bronjong sepanjang 400 meter, jadi bronjong akan ditambah ketinggiannya karena jika tidak maka cepat atau lambat pemukiman warga akan menjadi sasaran longsor,” akuhnya.

Jainul Dusu berharap, agar prioritas usulannya tahun ini bisa segera direspon oleh pihak terkait, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada masyarakat.

“Kami sangat harapkan tahun ini bisa segera dibenahi, karena jika tidak maka tidak menutup kemungkinan akan ada korban, tapi semoga saja itu tidak terjadi,” harapnya. (m3/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top