BERITA UTAMA

394 Mahasiswa USN Jelajah Sekolah di Tiga Kabupaten

Kepsek SMK Negeri 1 Loea. Koltim, Sujasmin, S.Pd., M.Pd bersama guru usai menerima mahasiswa PPL FKIP USN Kolaka.dan dosen pembimbing, Sabtu (12/2). FOTO: Ist/ Kolakaposnews.com

KOLAKAPOSNEWS.COM, Kolaka – Tak kurang 394 mahasiswa Universitas Sembilanbelas November Kolaka (USN-Kolaka), Sulawesi Tenggara dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjelajah di satuan pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs), Sekolah Menengah Atas (SMA/MA), maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di tiga wilayah kabupaten di Sulawesi Tenggara, yakni Kabupaten Kolaka, Bombana dan Kolaka Timur (Koltim). Kegiatan ini dimulai sejak 14 Februari hingga 31 Maret 2022.

Keberadaan ratusan mahasiswa tersebut dalam rangka melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kolaka, Bombana Koltim selama kurang lebih satu bulan.

Dekan FKIP USN Kolaka, Dr. H. Nur Ihsan Hl, M. Hum mengatakan, 394 mahasiswa yang diterjunkan di sekolah-sekolah yang menjadi lokasi penempatan bergiat PPL itu adalah para mahasiswa dari berbagai program studi (prodi) yang ada di FKIP, diantaranya Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Geografi, Pendidikan Biologi, Pendidikan Kimia, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), dan Pendidikan Jasmani. “Pada prinsipnya kegiatan PPL sudah jadi agenda rutin tahunan FKIP, dan para mahasiswa di tingkat akhir mesti melaksanakan PPL atau praktik mengajar dan giat lainnya di sekolah yang dituju karena mereka memang dipersyaratkan mengikutinya,” kata Nur Ihsan.

Ia menjelaskan, salah satu tujuan PPL adalah untuk membentuk kompetensi mahasiswa sebagai calon tenaga pendidik yang memenuhi empat kompetensi yaitu kompetensi pedagogik, keperibadian, sosial, dan professional yang tentunya membutuhkan real classroom teaching sebagai wadah implementasi teori-teori pendidikan dan pembelajaran yang diperoleh mahasiswa selama dibangku kuliah. “Alhamdulillah untuk tahun ini, kita bisa melaksanakan tatap muka –praktik lapang—anak-anak mahasiswa PPL langsung di lapangan (sekolah), tahun sebelumnya tak dapat kita laksanakan secara langsung di sekolah dikarenakan sebagian besar sekolah saat pandemi Covid-19 tidak dapat melaksanakan PPL sebagaimana layaknya, sehingga kebijakan pihak universitas saat itu, mahasiswa tetap melaksanakan PPL tapi berlangsung di internal kampus,” ujarnya.

Ketua Pelaksana PPL, Suriaman, S.Pd.,M.Pd., menjelaskan, jumlah mahasiswa yang melaksanakan PPL dengan rincian Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia 66 orang, Pendidikan Bahasa Inggris 71 orang, Pendidikan Matematik 38 orang, Pendidikan Geografi 80 orang, PPKn 18 orang, Pendidikan Kimia 21 orang, Pendidikan Biologi 60 orang, dan Pendidikan Jasmani 40 orang. Sedangkan sebaran sekolah masing-masing, Kabupaten Kolaka sebanyak 25 sekolah (SMP/sederajat dan SMA/sederajat), Kabupaten Bombana 11 sekolah (SMP/sederajat dan SMA/sederajat), dan Kabupaten Koltim sebanyak 9 sekolah (SMP/Sederajat dan SMA/Sederajat). “Adapun karateristik peserta PPL berdasarkan angkatan yakni 2016, 2017 dan 2018, dengan jenis kelamin 98 orang pria serta 296 orang perempuan yang tersebar (menjelajah) di Kabupaten Bombana 68 orang, Kabupaten Kolaka 262 orang, dan Kabupaten Koltim 64 orang,” rinci Suriaman yang juga dosen PPKn FKIP USN.

Sementara itu, salah seorang Dosen Pembimbing Mahasiswa PPL FKIP, Takwa, S.Pd., M. Hum kepada media ini mengungkapkan, kegiatan PPL amat substansial bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan studi sarjana strata satu (S1). “Bagaimanapun juga mereka adalah calon guru, sudah tidak asing lagi dengan giat PPL seperti di Perguruan Tinggi manapun di Indonesia harus melakukan kegiatan ini. Yang tidak bisa dipungkiri, tugas seorang guru maupun calon guru, tidak bisa tergantikan oleh kemjauan/kecanggihan teknologi. Kalau hanya sekedar mengajar, iyah dengan teknologi yang ada saat ini guru bisa saja mengajar tanpa harus tatap muka langsung dengan siswa di sekolah. Namun, ada hal yang sangat mendasar bahwa tugas mendidik dan membimbing itulah, serasa seorang guru maupun calon guru harus bertemu secara langsung dengan siswa di sekolah,” kata Takwa usai mengantar mahasiswa PPL di SMK Negeri 1 Loea, Koltim, Sabtu (12/2). (kal)

Bagikan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Content is protected !!