METRO KOLAKA

Kisah Albert, Mahasiswa USN Penerima Beasiswa ADik dari Tanah Papua

Albert (kedua dari kanan) bersama Dekan Fakultas Hukum USN Yahyanto (kanan) dan Wakil Dekan Syamsul Rijal (kiri), saat kegiatan PKKBM, Kamis (8/9). FOTO: Galang/ Kolaka Po

KOLAKAPOSNEWS.COM, Kolaka – Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKBM) selama dua hari Rabu (7/9) dan Kamis (8/9). Diantara ribuan peserta PKKBM, salah satunya adalah Alfaris Momot alias Albert. Ia adalah mahasiswa penerima program beasiswa “Afirmasi Dikti (ADik)” Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dari Tanah Papua.

Albert menjelaskan kisahnya sebagai salah satu penerima beasiswa ADik. Awalnya, mahasiswa asal Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat ini mengira USN Kolaka adalah kampus yang berada di Pulau Jawa. “Saya kira kampus USN itu ada di Jawa, ternyata ada di Sulawesi Tenggara,” kata Albert saat mengikuti kegiatan PKKBM, Kamis (8/9).

Sebelum memasuki dunia perkuliahan, Albert bersama mahasiswa asal Papua lainnya diberikan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan. Seluruh peserta ADik diajarkan untuk bisa menumbuhkan rasa cinta tanah air, mengerti tentang wawasan kebangsaan, kedisiplinan dan sebagainya. “Harapan saya semoga bisa memanfaatkan beasiswa ini dengan sebaik-baiknya,” ucap Albert.

Di USN Kolaka, Albert masuk kuliah pada Fakultas Hukum. Berada jauh dari keluarga, Alber bertekad bisa menyelesaikan studinya dengan tepat waktu. “Saya jauh-jauh dari Papua untuk mencari ilmu hingga di Tanah Mekongga ini. Saya berharap bahwa kelak mendapat ilmu dari kampung orang, untuk kubawa pulang membangun Tanah Papua, khususnya di bidang hukum,” tegasnya.

Pada kegiatan PKKBM yang gelar Kamis (8/9), Albert juga mendapat motivasi khusus dari Dekan Fakultas Hukum USN, Yahyanto. Albert merupakan satu-satunya mahasiswa baru USN lulusan jalur beasiswa ADik tahun 2022. “Saya berharap dengan jurusan pilihan saya ini ke depan bisa memberantas korupsi, terkhusus yang ada di Tanah Papua,” kata Albert (p1)

Bagikan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top